(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ini Bahayanya Konsumsi Makanan Manis Berlebih

Nadia Chevina
Nadia Chevina

Ini Bahayanya Konsumsi Makanan Manis Berlebih

Makanan dan camilan manis yang Anda konsumsi memang bisa disalahkan jika Anda adalah pecandu gula. Terlebih jika libido Anda lemah, wah, bisa-bisa malah semakin loyo.

Namun dengan mengkonsumsi sayuran hijau, berolah raga, berhenti meminum alkohol dan tidur tepat waktu memang bisa menjadi solusi untuk menangani masalah libido Anda. Tapi, tetap saja Anda wajib tahu mengapa si ‘manis’ bisa membuat gairah Anda tak berdaya. Simak ulasannya yang dilansir dari okezone.

Gula mempengaruhi tingkat testosteron Anda

Hormon testosteron memang segalanya di tempat tidur. Dampak dari mengkonsumsi gula berlebih bisa mengakibatkan resistensi insulin (tubuh menolak insulin), hal ini dapat berpengaruh terhadap berkurangnya kadar testoteron.

Kelelahan

Tubuh yang lemas dan cepat sekali kelelahan di karenakan tingkat gula darah pada tubuh menjadi tidak stabil.

Lemak meningkat

Ketika lemak sudah mulai tertimbun dalam tubuh Anda, maka kadar esterogen akan meningkat. Nah, hal ini yang menjadi penghambat libido Anda.

Mengganggu peningkatan hormon

Selain menyebabkan tubuh resisten terhadap insulin, gula juga dapat mengganggu pertumbuhan hormon Anda. Padahal hormon juga berpengaruh terhadap pemeliharaan otot dan libido.

Gangguan pada leptin

Di saat Anda memakan sesuatu, hormon leptin ini bertanggung jawab memberitahu Anda jika sudah mulai terasa kenyang. Namun jika Anda mengkonsumi banyak gula, leptin gagal dalam melakukan tugasnya.

Gangguan tidur

Leptin adalah pengawas pola tidur Anda. Hormon ini berperan pada rasa lapar dan mengirim sinyal ke tubuh agar tak perlu makan saat tidur. Nah, kinerja leptin terganggu jika Anda tidur tidak teratur. Sehingga ini akan membuat Anda terus merasa lapar dan merusak kadar testoteron.

Meningkatkan stres

Mengkonsmsi gula berlebih dapat berpengaruh terhadap suasana hati dan depresi. Ini terjadi karena kandungan gula dapat merangsang jalur pada otak yang mempengaruhi sikap dan perilaku dalam menangani stres.

Gula bukan sepenuhnya yang bertanggung jawab atas kesehatan. Anda pun juga memiliki tanggung jawab penuh untuk menjaga tubuh tetap sehat.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});