Ini Dampak Ekonomi yang Akan Terjadi Jika Jakarta Umumkan Lockdown
Museum Fatahillah ditutup sementara. (Foto: Jakarta Post/Wendra Ajistyatama)

Ini Dampak Ekonomi yang Akan Terjadi Jika Jakarta Umumkan Lockdown

Senin, 16 Mar 2020 | 16:14 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com - Wacana untuk melakukan lockdown di wilayah Jakarta semakin gencar beberapa waktu terakhir, seiring dengan semakin meningkatnya jumlah kasus positif corona di Indonesia.

Untuk memberlakukan kebijakan tersebut tentunya ada harga yang cukup besar untuk perekonomian nasional. Dilansir dari Detik.com, Bhima Yudhistira, selaku peneliti ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai Indonesia bisa terkena krisis ekonomi apabila Jakarta diisolasi.

Ia menjelaskan pergerakan uang dalam perekonomian nasional 70% berada di Jakarta. Akan sangat beresiko bila aktivitas perekonomian di Jakarta lumpuh karena melakukan lockdown di Jakarta.

Bhima juga menyinggung soal pasokan bahan baku pokok untuk masyarakat juga akan terhambat, karena sejauh ini Jakarta masih mengandalkan pasokan pangan dari luar daerah.

"Arus barang yang masuk juga terganggu. Jakarta mengandalkan sebagian besar bahan pangan dari luar daerah," kata Bhima.

Dari segi inflasi nasional, Jakarta menyumbang hingga 20%. Artinya jika barang langka di Jakarta dan berujung pada kenaikan harga secara lokal, maka angka inflasi nasional bisa naik 4 hingga 6%.

Terkait lockdown yang dilakukan di berbagai negara lain, Bhima mencontohkan yang dilakukan pemerintah Singapura, salah satunya adalah memberikan pembatasan aktivitas di ruang publik. Terutama bagi warga lansia, karena lebih rentan tertular.

Ia juga memberikan contoh bagaimana Cina sebagai pusat persebaran virus corona melakukan lockdown. Menurutnya lockdown di Cina bukan dilakukan untuk kota yang secara nasional merupakan pusat bisnis seperti Kota Shanghai dan Beijing.

"China melakukan lockdown hanya di pusat wabah corona yakni di provinsi Hubei. Apakah Shanghai dan Beijing juga dilockdown ? Setahu saya tidak," tambah Bhima.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...