Ini Dampak Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji yang Jarang Diketahui

Rusmanto
Rusmanto

Ini Dampak Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji yang Jarang Diketahui ilustrasi

Dampak mengonsumsi makanan cepat saji berlebihan

Pakar kesehatan menyebut ada banyak sekali dampak kesehatan yang akan didapatkan jika kita mengonsumsi makanan cepat saji terlalu sering.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut.

1. Merusak sistem memori

Berdasarkan sebuah penelitian, dihasilkan fakta bahwa rutin mengonsumsi makanan cepat saji hingga lima hari berturut-turut sudah cukup untuk menurunkan kondisi kesehatan liver dan fungsi otak. Di dalam otak juga akan terjadi perubahan keseimbangan kimiawi yang akhirnya memicu peradangan yang berimbas pada menurunnya daya ingat.

Bahkan, jika kita terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji yang tinggi lemak jahat seumur hidup, hal ini akan memicu gangguan hormon yang ada di dalam otak yang akhirnya berimbas pada munculnya demensia.

2. Memicu depresi

Pakar kesehatan menyebut hobi mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak akan memicu gangguan kimiawi di otak yang akhirnya membuat kita tidak mampu mengendalikan stres. Selain itu, makanan cepat saji juga bisa menurunkan kadar tryptophan dan asam amino yang akhirnya berimbas pada meningkatnya risiko terkena depresi.

3. Memicu gangguan pencernaan

Salah satu dampak yang paling terasa dari kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji adalah meningkatnya risiko terkena gangguan asam lambung atau GERD dan masalah sindrom iritasi usus. Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak jahat di dalam makanan cepat saji yang sangat tinggi dan bisa memicu dampak tersebut.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di doktersehat.com dengan judul "Batasan Mengonsumsi Makanan Cepat Saji yang Aman untuk Kesehatan"
 

Apa Reaksi Kamu?