Ini Dampaknya Bila Anak Sering Dibentak
ilustrasi

Ini Dampaknya Bila Anak Sering Dibentak

Selasa, 23 Jun 2020 | 12:45 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Tidak mudah menjalankan peran orangtua yang senantiasa sabar dengan perilaku anak-anak. Ada kalanya Anda hilang kesabaran saat menghadapi anak, sehingga membentak anak dengan nada yang keras. Membentak memang bukan cara yang baik berkomunikasi dengan anak, bahkan dapat menimbulkan akibat tertentu. Apa saja akibat yang mungkin timbul jika anak terlalu sering dibentak dan bagaimana menyikapinya?

Apa saja akibat anak sering dibentak?

Satu hal yang mungkin tidak Anda sadari, ada akibat yang harus Anda tanggung saat anak sering dibentak oleh orangtua. Beberapa hal di bawah ini adalah akibat yang mungkin terjadi pada anak yang sering kali dibentak.

1. Membuat anak tidak mau mendengarkan orangtua

Jika Anda berpikir saat Anda membentak anak menjadi lebih mendengarkan dan patuh terhadap ucapan Anda, Anda tentu salah besar. Justru, salah satu akibat yang mungkin terjadi saat anak sering dibentak adalah anak Anda jadi tidak mau mendengar nasehat orangtua.

Saat Anda membentak, Anda sebenarnya sedang mengaktifkan salah satu bagian pada otak anak yang memiliki fungsi pertahanan dan perlawanan. Dengan begitu, alih-alih lebih mendengarkan ucapan Anda, akibat dari anak yang sering dibentak membuatnya ketakutan, melawan orangtua, atau justru kabur dari Anda.

Cobalah untuk berdiskusi dengan anak Anda saat anak melakukan kesalahan daripada harus memarahi atau membentaknya dengan keras. Anda mungkin juga akan melihat hasil yang berbeda pada anak setelah menghentikan kebiasaan membentak anak.

2. Menjadikan anak merasa tidak berharga

Anda mungkin pernah merasa bahwa membentak anak membuatnya lebih menghormati Anda. Padahal, anak yang terlalu sering dibentak merasa dirinya tidak berharga. Hal ini tentu menjadi akibat lain dari anak yang sering dibentak oleh orangtua.

Sebagai seorang manusia, anak Anda tentu merasa ingin disayangi dan dihargai, apalagi dengan orang terdekatnya, termasuk Anda sebagai orangtua. Maka itu, terlalu sering membentak anak justru lebih banyak memberikan dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak dibanding sebaliknya.

3. Merupakan salah satu bentuk penindasan terhadap anak

Tahukah Anda bahwa membentak anak adalah salah satu bentuk penindasan atau bullying? Ya, bullying tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah saja, tapi bisa terjadi di rumah. Akibat yang mungkin terjadi pada anak yang sering dibentak bisa jadi mirip dengan dampak bullying. 

Jika Anda tidak ingin anak Anda memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang buruk, lebih baik Anda menghentikan kebiasaan membentak saat anak membuat salah.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...