Ini Dia Kiat Astra Pertahankan Kinerjanya Saat Virus Corona
Sejumlah pekerja pabrik tengah sibuk memproduksi kendaraan roda dua milik PT Astra International Tbk. (Foto: Astra.co.id)

Ini Dia Kiat Astra Pertahankan Kinerjanya Saat Virus Corona

Selasa, 16 Jun 2020 | 14:12 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Produsen otomotif, PT Astra International Tbk mengakui bahwa akibat dari merebaknya wabah pandemi virus corona sejak Maret 2020 lalu, menyebabkan dampak yang sangat berpengaruh secara signifikan khususnya di sektor penjualan kendaraan bermotor.

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, tak menyangkal hal tersebut. Dia bahkan mengakui bahwa pada Mei 2020 kemarin saja, penurunan penjualan kendaraan bermotor sangat anjlok sampai hanya menyisakan jumlah belasan ribu kendaraan saja yang bisa mereka jual.

"Penjualan kendaraan bermotor terdampak langsung, di mana pada Mei kemarin itu hanya 17 ribu kendaraan bermotor yang mampu dijual," kata Djony dalam telekonferensi, seperti dikutip Vivanews, Selasa (16/6)

"Mudah-mudahan kita akan cepat pulih setelah PSBB ini," ujarnya.

Meski demikian, Djony memastikan jika sebenarnya pihak Astra sendiri sudah memiliki strategi, dalam mempertahankan kinerja di tengah lesunya penjualan kendaraan bermotor akibat pandemi covid-19 tersebut.

Diakuinya, dalam satu dasawarsa terakhir ini Astra telah melakukan banyak diversifikasi bisnis, yang tak melulu hanya berfokus di produksi kendaraan bermotor saja. 

"Meskipun, sekitar 40 persen dari varian bisnis Astra saat ini memang masih dipegang oleh bisnis di sektor kendaraan bermotor itu," ujar Djony.

Djony menjelaskan, sejak pandemi virus corona diumumkan pemerintah pada awal Maret 2020 lalu, Astra telah melakukan beberapa langkah untuk mengakomodir sejumlah hal yang akan berdampak kepada bisnisnya. 

Pertama, kata Djony, adalah upaya mendisiplinkan pengelolaan financial, guna menjaga cash flow keuangan di internal Astra selama masa pandemi covid-19 dan ke depannya.

"Bahkan mengenai capex (capital expenditur/belanja modal), kita melakukan revisi kembali. Karena konservasi daripada cash itu sangat penting," kata Djony.

Hal itu dilakukan melalui perubahan prioritas, seperti misalnya dengan menekan budget yang nilai urgensinya rendah, serta menekan likuiditas. 

Kemudian, lanjut Djony, di tengah badai akibat dari wabah covid-19 ini, Astra juga berkomitmen untuk selalu berusaha menjaga aspek bisnis terpentingnya, termasuk dalam mempertahankan cost leadership.

Selain itu, Djony memastikan bahwa Astra juga akan terus berupaya agar tidak terlena dengan situasi pandemik seperti saat ini, dan terus berusaha melihat berbagai potensi yang masih bisa berkembang secara jangka panjang.

"Kita selalu memastikan seluruh unit bisnis Astra bisa menerapkan pengelolaan finansial yang sehat, termasuk kapasitas neraca yang baik," ujarnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...