Ini Dia Pelaku Rentetan Bom di Thailand

Ini Dia Pelaku Rentetan Bom di Thailand

Jumat, 19 Agt 2016 | 17:19 | Fellyanda Suci Agiesta
WinNetNews.com - Kepolisian Thailand mengidentifikasi pelaku di balik rentetan ledakan bom yang menewaskan empat orang, pekan lalu. Pelaku yang warga negara Thailand ini diidentifikasi sebagai Ahama Lengha.

Wakil juru bicara kepolisian nasional Thailand, Kissana Phatanacharoen, pelaku diketahui berasal dari Provinsi Narathiwat, dekat perbatasan Thailand dengan Malaysia. Pengadilan militer Thailand telah mengeluarkan surat perintah penangkapan, sejak Selasa (16/8), untuk pelaku yang saat itu belum diketahui identitasnya, atas percobaan meledakkan bom di salah satu pantai di Phuket.

Kissana menyebut pelaku yang bernama Ahama Lengha belum ditangkap. Tidak diketahui pasti apakah pelaku masih ada di wilayah Thailand.

"Kami hanya mengeluarkan satu surat perintah penangkapan terkait serangan bom, dan itu untuk Ahama. Ini karena sudah jelas dia terlibat dalam apa yang terjadi," terang Kissana kepada wartawan setempat.

Empat ledakan di kota pantai Hua Hin yang terjadi dalam 24 jam, pada 11-12 Agustus lalu, merenggut dua nyawa. Dua ledakan lainnya terjadi di kawasan Pantai Patong, Phuket ditambah lima ledakan terpisah di Surat Thani, Tran dan Phang Nga yang menewaskan dua orang.

Belum ada kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas rentetan ledakan itu. Kepolisian dan pemerintahan Thailand mengesampingkan dugaan keterlibatan kelompok militan asing dalam insiden ini, dan bersikeras pelakunya kelompok lokal.

Rentetan ledakan itu terjadi selang beberapa hari setelah warga Thailand memilih referendum yang hasilnya menerima pemberlakuan konstitusi militer. Kepala Kepolisian Nasional Thailand, Jakthip Chaijinda, menyatakan bisa jadi ledakan bom itu berkaitan dengan hasil referendum.

Menteri Pertahanan Thailand Prawit Wongsuwan menyebut rentetan ledakan itu jelas bukan perpanjangan dari militansi di wilayah selatan negara itu, yang berbatasan dengan Malaysia dan banyak ditinggali militan Melayu-muslim. Namun para pengamat keamanan menekankan, militan di Thailand selatan memiliki rekam jejak untuk serangan teror terkoordinasi seperti yang melanda Thailand, pekan lalu.

Kissana menyatakan, kepolisian Thailand bekerja sama dengan mitranya di Malaysia untuk melacak pelaku lainnya. "Kami telah menerima sejumlah jawaban yang cukup berguna dan membawa kemajuan dalam penyelidikan kasus ini," tandasnya, dikutip dari Reuters.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...