(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ini Diet Turunkan Berat Badan Terbaik dan Tercepat di 2019

Muchdi
Muchdi

Ini Diet Turunkan Berat Badan Terbaik dan Tercepat di 2019 Ilustrasi Diet (iStock)

WinNetNews.com - Ada banyak jenis diet yang bisa diikuti untuk menurunkan berat badan. US News and World Report mencatat ada 41 jenis diet yang populer dalam beberapa waktu terakhir.

Lembaga itu lalu mengurutkan diet yang terbaik untuk beberapa kategori termasuk paling baik dan paling cepat dalam menurunkan berat badan pada 2019.

Berdasarkan hasil analisis dari para ahli, dengan menimbang keberhasilan penurunan jangka pendek dan panjang, diet yang paling baik untuk menurunkan berat badan adalah Weight Watchers.

Diet Weight Watcher menggunakan sistem menghitung poin berdasarkan empat kategori yakni kalori, lemak jenuh, gula, dan protein.

Pengikut diet Weight Watcher mesti menghitung jumlah poin yang dikeluarkan sama seperti menghitung bujet pengeluaran. Semakin banyak, semakin rugi. Sistem ini efektif dalam menurunkan berat badan.

Seperti dikutip dari situs CNN Indonesia dari laman CNN, dikutip Minggu (6/1/2019), "Weight Watchers menggunakan sistem berbasis poin yang memberikan poin sangat rendah atau nol untuk buah-buahan dan sayuran," kata ahli gizi Sharon Bergquist.

Diet ini juga memberikan nilai nol untuk sumber protein nabati seperti kacang dan tahu. Artinya, nutrisi ini boleh dikonsumsi sebanyak mungkin.

Sementara bicara diet yang paling cepat dalam menurunkan berat badan, jawabannya adalah Diet HMR. Diet ini dirancang untuk menurunkan berat badan di bawah pengawasan medis yang ketat. Dalam praktiknya, diet ini bisa dilakukan di rumah atau klinik. Semua makanan dan makanan ringan dikirimkan dalam jangka waktu tertentu.

Pengawasan medis diperlukan untuk memastikan pengikut diet ini tetap sehat selama menjalani program yang ketat.

Diet paling cepat dalam menurunkan berat badan diartikan sebagai diet yang dapat mengurangi berat badan beberapa kilogram hanya dalam kurun waktu dua bulan.

Namun, paling cepat bukan berarti paling baik. Para ahli menilai sering kali hasilnya justru tak baik untuk kesehatan.

"Dalam jangka pendek, mungkin menunjukkan tingkat penurunan berat badan yang lebih cepat. Tetapi dalam jangka panjang, tidak ada bukti bahwa diet ini lebih cepat atau lebih baik dalam membantu orang menurunkan berat badan," ucap Bergquist.

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});