Ini Jawaban Mark Zuckerberg Saat Diserang Bos Apple
ilustrasi

Ini Jawaban Mark Zuckerberg Saat Diserang Bos Apple

Selasa, 3 Apr 2018 | 15:46 | Rusmanto

WinNetNews.com - CEO Apple, Tim Cook, belakangan kritis terhadap Facebook usai terjadinya skandal penyalahgunaan data sekitar 50 juta user jejaring sosial tersebut. Namun sang pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, tidak terima dan melancarkan serangan balik.

Dalam sebuah wawancara, Cook diberi pertanyaan, apa yang akan ia lakukan jika ia menjadi Mark Zuckerberg, dan Facebook berada dalam kondisi saat ini yang tertimpa masalah penyalahgunaan data user. Pertanyaan itu dijawab dengan singkat namun menohok oleh Cook.

"Saya tak mungkin ada dalam situasi tersebut," jawab Cook dengan ekspresi wajah terkesan jijik. 

"Dari sudut pandang saya, pihak manapun tak semestinya memiliki kemampuan mengetahui apa yang seseorang cari di internet dalam waktu bertahun-tahun, siapa yang dihubunginya, apa yang disuka dan tak disukainya, dan informasi sensitif lainnya," katanya di kesempatan sebelumnya.

Dalam wawancara terbaru, Zuck menyerang Cook dengan mengatakan apa yang dikatakan Tim Cook soal Facebook mengandung kepalsuan dan tidak benar. Dia juga menambahkan antara Apple dengan Facebook adalah perusahaan yang berbeda, model bisnisnya pun tidak sama.

Apple menjual gadget seperti iPhone sedangkan Facebook adalah layanan gratis yang menggantungkan pendapatannya dari iklan. 

"Realitasnya adalah jika kamu ingin membangun layanan yang membantu menghubungkan setiap orang di dunia, maka sebenarnya tidak banyak yang bisa membayarnya," tandas Zuck yang dikutip detikINET dari Value Walk.

Maka untuk memungkinkan layanan Facebook gratis, iklan adalah jawabannya, seperti juga jamak terjadi di industri lain seperti media. "Ada perusahaan yang bekerja keras untuk membebani Anda biaya lebih banyak, ada yang bekerja keras agar Anda membayar lebih sedikit," katanya mengutip Jeff Bezos.

Memang tak cuma Facebook yang menggantungkan pendapatannya dari iklan yang disesuaikan dengan kebiasaan user dan menggratiskan layanannya. Google dan beberapa perusahaan internet lain pun melakukan hal serupa. (detiknet)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...