Ini Kapasitas Serapan BI Jika RI Banjir Likuiditas

Ini Kapasitas Serapan BI Jika RI Banjir Likuiditas

WinNetNews.com - Rancangan Undang-undang Pengampunan Pajak (tax amnesty) masih digodok bersama pemerintah dan parlemen.

Jika bisa diterapkan, likuiditas perputaran uang domestik diyakini bisa terdongkrak cukup signifikan, mengingat ada dana potensial yang selama ini ditempatkan di luar negeri.

Lantas, seberapa besar kapasitas yang dimiliki Bank Indonesia jika Indonesia dibanjiri likuiditas dari kebijakan pengampunan pajak?

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, TIrta Segara, menyebut bahwa bank sentral tidak memiliki batasan khusus mengenai hal itu.  Artinya, BI mempunyai kapasitas yang besar untuk menyerap semua dana yang masuk ke Indonesia.

“BI tidak ada keterbatasan. Berapapun yang masuk, tidak terbatas,” ujar Tirta, saat berbincang seperti dikutip dari situs VIVA, Minggu, 24 April 2016.

Tirta menjelaskan, dana-dana tersebut akan terserap melalui berbagai instrumen keuangan yang dimiliki BI, seperti sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang berbentuk surat berharga.

 

Hal ini sudah menjadi salah satu bagian dari kerangka operasi moneter bank sentral

Sampai saat ini, ujarnya, bank sentral belum memiliki gambaran pasti berapa dana yang bakal membanjiri likuiditas dalam negeri.

Meski begitu, Tirta menegaskan, BI akan tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah tetap pada level fundamentalnya.

“Kalau uang itu masuk mendadak secara besar-besaran, niliai tukar rupiah bisa menguat tajam. Akan tetap kami jaga nilai kompetitifnya. Kami akan ikuti mekanisme pasar,” tegas dia.

Sumber dari VIVA, Jakarta

Foto: Nur Farida