Ini Manfaat Jalan Kaki 15 Menit Sehari

Ini Manfaat Jalan Kaki 15 Menit Sehari Sumber : Istimewa

WInnetnews.com - Jalan kaki itu sederhana, gratis dan menjadi salah satu cara termudah untuk menjadi lebih aktif, menurunkan berat badan dan lebih sehat.

Jalan kaki sering diremehkan sebagai bentuk olahraga bagi orang yang ingin lebih aktif, untuk segala usia dan tingkat kebugaran sangat ideal.

Berjalan kaki ternyata juga sangat efektif untuk orang yang tidak memiliki waktu untuk berolahraga.

Ini mempercepat detak jantung, melancarkan sirkulasi darah dan oksigen ke otot-otot dan organ-organ, termasuk otak.

Para ahli menyarankan jalan cepat selama 30 menit dengan kecepatan sedang dapat membantu Moms membakar 150 hingga 200 kalori.

Menurut studi, berjalan 15 menit setiap hari dapat membantu hidup lebih lama.

Ada beberapa penelitian yang dilakukan di University Hospital of Saint-Etienne, the University of Lyon, the University Hospital of Dijon, the Regional Center of Cancer Prevention dan Jean Monnet University Perancis.

Penelitian ini diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine.

Penelitian ini termasuk orang yang berusia 60 tahun dan melakukan 15 menit berjalan setiap hari dan mereka mengurangi risiko kematian dini sebesar 22%, dibandingkan dengan orang yang tidak berolahraga sama sekali.

Itulah sebabnya dokter menyarankan kita setidaknya 150 menit aktivitas fisik sedang dalam seminggu.

Jalan kaki juga bermanfaat untuk kesehatan mental.

Olahraga teratur dapat meningkatkan pemikiran, pembelajaran, dan suasana hati Moms dengan mengurangi risiko depresi dan menghilangkan stres.

Selain itu, jalan kaki juga dapat membantu meningkatkan tidur.

Kamu dapat mencoba berjalan kaki yang mudah, namun memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Berikut adalah manfaat lain dari berjalan kaki 15 menit setiap hari.

- Membantu menurunkan berat badan

- Meningkatkan vitamin D

- Mengurangi rasa sakit

- Memperbaiki suasana hati

- Meningkatkan fungsi kardiovaskular

- Membantu mencegah diabetes

- Membantu mencegah kanker usus besar, kanker payudara, dan kanker paru-paru