Ini Mitos Hamil Anak Perempuan yang Diyakini Sebagian Orang

Rusmanto
Rusmanto

Ini Mitos Hamil Anak Perempuan yang Diyakini Sebagian Orang ilustrasi
Winnetnews.com -  Hamil adalah keinginan terbesar dari pasangan apalagi mereka yang baru saja menikah. Saat kehamilan akhirnya terjadi, pasangan akan sering menebak-nebak. Kira-kira janin yang ada di dalam rahim memiliki jenis kelamin laki-laki atau perempuan. Banyak yang bilang kalau bentuk dari perut menjadi tanda jenis kelamin dari bayi, benarkah demikian?

Mitos Hamil Anak Perempuan yang Paling Banyak Dipercaya

Ada banyak sekali mitos yang menunjukkan apakah Anda memiliki bayi perempuan atau laki-laki. Di bawah ini ada beberapa mitos yang banyak dipercaya meski sebenarnya tidak benar dan tidak bisa dipercaya begitu saja.

1. Perut agak naik ke atas

Banyak yang mengatakan kalau wanita memiliki perut akan naik ke atas dan tidak melorot ke bawah, kemungkinan besar jenis kelamin dari janin yang sedang tumbuh di dalam rahimnya adalah perempuan. Akhirnya banyak orang percaya dengan mitos ini meski sangat salah kaprah dan tidak bisa dipercaya.

Penyebab perut dari seorang wanita akan naik ke atas adalah otot di perut, bentuk tubuh, dan penambahan berat badan yang terjadi pada tubuh. Wanita yang baru pertama kali hamil biasanya akan mengalami hal ini. Kehamilan akan terlihat melorot kalau wanita hamil lebih dari sekali. Jadi, kalau perut melorot ke bawah tidak berarti janinnya laki-laki.

2. Perut membulat di bagian tengah

Salah satu kesalahan terbesar yang sering sekali dilakukan oleh seseorang saat hamil adalah menganggap memiliki bayi perempuan kalau perut membesar di tengah. Perut yang membulat dan membesar di tengah bukan tanda dari jenis kelamin perempuan. Tidak sedikit pula anak laki-laki lahir meski ibunya memiliki perut yang membulat di tengah.

Kalau beberapa wanita mengalami hamil dengan perut membulat dan besar di tengah,  bisa jadi bentuk tubuhnya berbeda dari yang lain. Banyak faktor fisik menyebabkan hal ini sehingga Anda tidak bisa secara langsung menyimpulkan demikian.

3. Detak jantung cepat

Detak jantung janin saat dilakukan USG akan terdengar dengan cukup keras. Beberapa orang berpendapat kalau detak jantung terlalu cepat bisa menjadi tanda kalau janinnya memiliki jenis kelamin perempuan. Sebaliknya kalau detak jantungnya tidak terlalu cepat, kemungkinan besar adalah laki-laki.

Sebenarnya masalah detak jantung ini tidak begitu benar. Janin bisa mengalami kenaikan dan penurunan detak. Daripada USG hanya dilakukan untuk mendengar detak jantung, akan lebih baik bertanya langsung ke dokter tentang jenis kelaminnya kalau sudah terlihat.

Apa Reaksi Kamu?