(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ini Obat Hipertensi yang Ditarik BPOM

Rusmanto
Rusmanto

Ini Obat Hipertensi yang Ditarik BPOM ilustrasi

WinNetNews.com - Penarikan sejumlah obat antihipertensi golongan angiotensin receptor blocker (ARB) yaitu Irbesartan, Losartan dan Valsartan di Eropa dan Amerika Serikat membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI angkat suara. 

Ketiga obat tersebut merupakan obat untuk mengobati pasien dengan tekanan darah tinggi, baik dalam bentuk tunggal maupun kombinasi dengan antihipertensi lain, dan harus menggunakan resep dokter.

Dalam keterangan yang ada di laman resmi BPOM, dijelaskan bahwa EMA (European Medicines Agency), US FDA (Food and Drug Administration), MHRA (Medicines and Healthcare products Regulatory Agency) dan BPOM RI masih terus melakukan kajian lebih lanjut terhadap bahan baku tersebut karena ditemukan adanya pengotor N-Nitrosodimethylamine (NDMA) dan N-Nitrosodiethylamine (NDEA).

"Berdasarkan penelusuran BPOM RI, obat antihipertensi golongan ARB yang beredar di Indonesia dan terdampak impurities NDMA dan NDEA adalah Losartan dan Valsartan dengan bahan baku produksi Zhejiang Huahai Pharmaceuticals, Linhai, China. 

Sedangkan Irbesartan yang ditarik oleh US FDA, sumber bahan bakunya tidak digunakan untuk produk obat yang terdaftar di Indonesia," demikian seperti tertera di peringatan publik.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul "BPOM RI Tarik Dua Obat Hipertensi!"

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});