(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ini Pengakuan Pelaku Pemerkosa Karyawati PLN

Oky
Oky

Ini Pengakuan Pelaku Pemerkosa Karyawati PLN sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Baihazi Sakom atau yang kerap disapa sebagai Boy (34) yang merupakan seorang pelaku pemerkosa dan perampokan terhadap DPR (27), karyawati PLN di Perum Jati Residence, Jalan Haji Sapri RT. 002/03, Jatimulya, Cilodong, Kota Depok, Kamis (24/8/2017) dini hari lalu, mengaku bahwa dirinya secara terus terang terangsang saat melihat korban sedang tertidur tanpa busana.

Kepada wartawan, di Mapolresta Depok pada Rabu (30/8/2017) siang, Boy mengaku, awalnya dia mengaku tak berniat memperkosa DPR. Dia memasuki rumah korban hanya untuk mencuri, karena ia mengira rumah itu dalam kondisi kosong, tanpa penghuni.

Alangkah kagetnya, Boy saat tahu ternyata rumah yang dimasukinya ada orang. Darahnya berdesir dan naik saat melihat, DPR tidur tanpa mengenakan baju. "Dia telanjang nggak pakai baju, tidur telentang," kata Boy.

Boy langsung menodongkan pisau ke DPR. Dia juga mengikat tangan korban dengan menggunakan pakaian DPR. Dalam kondisi tangan terikat ke belakang, Boy kemudian memperkosanya. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya,  Boy  mengambil kedua HP Samsung milik korban dan uang tunai Rp1 juta serta sebuah jam tangan, lantas melarikan diri.

Boy masuk ke rumah DPR dengan cara memanjat tembok dari samping rumah korban yang kosong. Lalu mencongkel jendela depan rumah. Lewat jendela itu juga dia melarikan diri. Boy mengaku terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis, Kamis (31/8/2017) mengatakan bahwa Boy merupakan pencuri spesialis rumah kosong. Dia sudah lama mengincar rumah DPR.

Selama ini, Boy bekerja sebagai tukang pompa air di salah satu rumah yang ada di sekitar situ. Dia sudha mengamati rumah DPR lampunya sering menyala pada siang hari. Karena itu, dia mengambil keesimpulan itu rumah kosong.

Boy terancam dijerat dengan dua pasal, yakni untuk kasus pencurian dengan kekerasan seperti yang diatur dalam Pasal 365 KUHP, serta kasus pemerkosaan seperti yang diatur dalam Pasal 285 KUHP.

 

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});