Ini Penjelasan BMKG Soal Angin Puting Beliung yang Melanda Yogyakarta
Foto:Youtube

Ini Penjelasan BMKG Soal Angin Puting Beliung yang Melanda Yogyakarta

Rabu, 25 Apr 2018 | 09:11 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com- Yogyakarta dilanda angin puting beliun dan menghancurkan sejumlah rumah penduduk dan bangunan lainnya. Angin tersebut muncul karena adanya peralihan musim. 

"Saat ini Yogyakarta sedang ada pada masa transisi atau pada masa peralihan musim penghujan ke musim kemarau. Pada masa transisi ini, memang potensi cuaca ekstrem itu cukup besar untuk wilayah Yogyakarta," jelas Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY Sigit Hadi Prakosa. 

Sirkulasi angin yang semula horizontal berubah menjadi vertikal. Pola sirkulasi dari bawah ke atas itu lah yang membuat benda-benda di sekeliling angin tersebut terangkat dan hancur. 

"Pola sirkulasi yang dari bawah ke atas secara memutar ini akan mengangkat benda-benda yang ada di sekeliling awan Kumolo Nimbus tadi. Sehingga dampak yang dirasakan adalah terangkatnya atap-atap bangunan kemudian juga beberapa pohon akan tumbang karena terhisap ke atas," lanjut Sigit Hadi Prakosa. 

Angin puting beliung melanda wilayah Kota Yogyakarta dan Bantul sekitar pukul 14.05 WIB.  Berdasarkan laporan sementara yang masuk terdapat rumah rusak di Kampung Gendeng RW 18,19, 20 Kecamatan Gondokusuman. Tiang telepon tertimpa pohon tumbang di Perum Timoho Asri II No. 53 dan pohon tumbang di Kampus STPMD APMD Jl Timoho, Gondokusuman. 
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...