Ini Penyebab Cuaca Sangat Panas di Jakarta dan Bogor Belakangan Ini
Sumber : Istimewa

Ini Penyebab Cuaca Sangat Panas di Jakarta dan Bogor Belakangan Ini

Minggu, 1 Apr 2018 | 07:14 | Oky

WInnetnews.com - Cuaca Jakarta Bogor di siang hari terasa lebih panas dari biasanya selama seminggu terakhir. Bahkan bisa mencapai 34derajat celcius.

Kondisi itu menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terjadi karena wilayah Jakarta dan sekitarnya sudah mulai masuk masa transisi pergantian musim.

BMKG memprediksi, April seharusnya sudah masuk musim kemarau. Karena itu, saat ini sudah masuk dalam masa transisi.

Itulah kenapa, perubahan cuaca terjadi sangat drastis. Apalagi, pada 21 Maret lalu terjadi fenomena nir-bayangan yaitu matahari tepat berada di atas ekuator.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo mengatakan, Indonesia masih masuk dalam wilayah tropis. Sehingga wajar jika suhu terasa panas pada Maret.

“Apalagi kemarin matahari tepat berada di atas ekuator sehingga konsekuensinya untuk daerah tropis, mengalami suhu yang cukup hangat. Sebab, jarak terdekat matahari ke bumi itu ya akhir bulan Maret ini,” jelas Mulyono saat dihubungi.

Menurutnya, cuaca yang sangat terik ini ditimbulkan dari berkurangnya pertumbuhan awan akibat menurunnya intensitas hujan.

Jika awan sedikit, maka ’payung’ yang menutupi bumi pun berkurang. Ujung-ujungnya, reaksi matahari langsung ke permukaan bumi.

“Pada pagi menjelang siang, matahari benar-benar di atas kita. Memanaskan permukaan bumi. Maka kita akan mengalami suhu yang lebih hangat atau cenderung panas,” jelasnya.

Namun, karena wilayah Jakarta dan sekitarnya masih di musim penghujan, awan umumnya tumbuh pada sore hari.

Biasanya, akan terjadi hujan yang turun cukup lebat tapi tidak terlalu lama. Kadang, dalam hitungan 30 menit atau 1 jam..

“Cenderung deras dan tidak menutup kemungkinan sebelum turun hujan akan diawali angin yang cukup kuat. Jadi, pagi ke siang terik kemudian jam 3 mulai angin lalu turun hujan lebat. Tapi, biasanya waktunya tidak terlalu lama,” tambah Mulyono.

Untuk wilayah Jakarta, lanjut Mulyono, yang paling sering turun hujan dalam musim transisi seperti ini adalah Jakarta bagian Selatan dan Barat. Sehingga, untuk wilayah Jakarta yang lain bisa turun hujan bisa juga tidak.

Mulyono pun menekankan suhu dalam kondisi siang bisa mencapai 33-34 derajat celcius. Diharapkan agar masyarakat dapat melindungi tubuh atau kepala agar tidak terlalu pusing berada di bawah matahari terlalu lama.

“Sebelum menjelang jam 1 biasanya terik akan terasa sekali karena pagi menjelang siang tutupan awan cenderung tidak banyak atau cerah langitnya. Maka suhu udaranya cukup panas. Kisarannya 33-34 derajat celcius,” pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...