Ini Perbedaan China dan Indonesia Menurut Sri Mulyani

Ini Perbedaan China dan Indonesia Menurut Sri Mulyani

Rabu, 10 Agt 2016 | 16:56 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, membeberkan perbedaan antara China dan Indonesia dari sisi komposisi demografi penduduk. Negara ini akan menikmati bonus demografi hingga 2020, sementara kondisi China berbalik dari Indonesia.

Dalam acara "Memperingati 39 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia" Sri Mulyani menerangkan, sebagai salah satu dari 20 negara dengan perekonomian terbesar di dunia, Indonesia ditopang dengan basis penduduk 250 juta jiwa dan jumlah populasi penduduk usia muda atau produktif sangat besar.

"Bonus demografi ini akan kita nikmati sampai 2020. Indonesia punya pasar dan demografi yang bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi," ujar dia saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (10/8).

Sri Mulyani lebih lanjut menjelaskan, China mempunyai jumlah penduduk lebih banyak dari Indonesia, yakni sekitar 1,35 miliar jiwa (2013). Untuk menekan angka populasi tersebut, pemerintah China mengeluarkan perubahan kebijakan.

"China beda dengan India dan Indonesia yang setiap tahun ada new labour ke market karena ada generasi muda yang lulus sekolah lalu masuk ke dunia kerja. Tapi di China tidak, karena setiap pasangan menikah hanya melahirkan satu orang anak, jadi kalau sudah tua, penggantinya cuma satu," ucap dia.

Katanya, pemerintah Indonesia ingin mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan fiskal yang tepat bagi perkembangan generasi muda. Tentunya dalam hal ini, perlu peran serta dari pelaku pasar modal untuk memiliki perspektif yang sama dengan pemerintah.

"Generasi muda ini aset bangsa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan karena ini bukan hanya berbuat baik tapi pilihan kebijakan strategis. Supaya anak-anak Indonesia sehat, punya pendidikan, dan menjadi manusia lebih baik yang care terhadap bangsanya," tutur Sri Mulyani. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...