Ini Sederet Dampak yang Akan Terjadi Jika Ekonomi RI Resesi

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan setahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

Ini Sederet Dampak yang Akan Terjadi Jika Ekonomi RI Resesi
Ilustrasi

Winnetnews.com -  Jurang resesi mulai menghantui perekonomian Indonesia. Hal tersebut semakin diperkuat dari laporan terbaru Badan Pusat Statistik atau BPS yang mengumunkan pertumbuhan ekonomi kuartal II terkontraksi 5,32 persen.

Resesi sendiri dapat terjadi jika pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara negatif dalam dua kuartal berturut-turut. Sementara pada kuartal III dan IV banyak ekonom yang pesimis ekonomi akan tumbuh positif. 

Berbagai dampak akan terjadi jika Indonesia secara resmi masuk ke dalam jurang resesi.

1. Daya Beli Turun

Apabila Indonesia masuk ke dalam fase resesi, dunia usaha akan mengalami dampak besar. Berbagai perusahaan akan melakukan efisiensi secara besar-besaran. Bukan tak mungkin gelombang usaha dan angka kemiskinan bertambah.

Konsumsi rumah tanggai sebagai pendorong ekonomi domestik tentunya juga akan mengalami penurunan. Masyarakat juga akan mulai menghemat pendapatannya sehingga daya beli juga akan menurun

"Mereka yang kehilangan income, akan kehilangan daya beli, mengurangi konsumsi. Mereka yang masih punya income, juga akan menunda konsumsi, utamanya pada barang sekunder atau barang mewah," kata Direktur Riset Core Indonesia, Piter Abdullah.

2. Penangguran Meningkat

Berdasarkan survei data BPS yang dilakukan pada Januari-April 2020, jumlah perusahaan yang memasang iklan lowongan kerja menurun drastis.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, survei tersebut dilakukan pada situs pencarian kerja. Hasilnya, jumlah perusahaan yang memasang iklan lowongan kerja turun lebih dari 50 persen di April 2020, sementara jumlah iklan lowongan kerja turun lebih dari 75 persen.

“Dari sisi perusahan kelihatan sekali jumlah lowongan kerja turun sekali,” kata Suhariyanto saat rapat kerja virtual dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (30/4).

Pemerintah sendiri bahkan memprediksi angka pengangguran diprediksi naik 2,92 juta orang dalam skenario berat dan naik 5,23 juta orang dalam skenario sangat berat.

3. Kemiskinan Meningkat

Angka kemiskinan juga akan meningkat jika Indonesia masuk dalam fase resesi. Pemerintah memproyeksi angka kemiskinan bertambah 1,89 juta orang pada skenario berat dan bertambah 4,86 juta orang pada skenario sangat berat di tahun ini.

Di sisi lain, Bank Duni juga memprediksi kemiskinan di Indonesia bisa meningkat 5,5 juta orang di tahun ini. Skenario terberat selama masa pandemi, berikut dengan catatan Indonesia terkena gelombang kedua COVID-19, kemiskinan bisa meningkat hingga 8 juta orang.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...