(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ini Wajib Kamu Coba Loh, 6 Hal Seru Saat Menginjak Usia 25 Tahun

Muchdi
Muchdi

Ini Wajib Kamu Coba Loh, 6 Hal Seru Saat Menginjak Usia 25 Tahun Ilustrasi Pergi Sendiri ke Negara Orang (image by google)

WinNetNews.com - Usia 25 tahun, Banyak orang berasumsi adalah saat di mana seseorang menginjak masa-masa dewasa yang matang. Selain itu, laki-laki dan perempuan yang berumur seperempat abad juga terbilang siap untuk menyongsong hidupnya sendiri, terlepas dari peran serta orangtua.

Ahli saraf kognitif Sarah-Jayne Blakemore menuturkan, masa remaja seseorang 'meluas' hingga usia 25 tahun. Akan tetapi, pada umur ini, seseorang harusnya sudah bisa berpikir terbuka dan bersikap lebih bijak.

Sarah menjelaskan bahwa korteks prefrontal otak tempat memproses pengambilan keputusan, berpikir, menilai, merencanakan, memutuskan sesuatu, dan kesadaran diri terus berkembang hingga usia akhir 20-an atau awal 30-an.

Selain itu, pada usia 25 tahun, seseorang mengalami pengalaman berbeda dengan orang lain. Ada yang sudah menikah, ada yang masih berjuang mendapatkan gelar sarjana atau master, atau ada yang sedang sibuk bekerja. Ini semua karena tujuan hidup seseorang berbeda.

Dikutip dari situs Liputan6 dari laman Huffington Post, Rabu (19/9/2018), Namun, memasuki usia 25 tahun, ada baiknya Anda melakukan 6 hal berikut ini, yuk disimak ya.

1. Pergi Sendiri ke Negara Orang

image0

Ilustrasi Pergi Sendiri ke Negara Orang (image by google)

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 menunjukkan, 4 dari 10 orang tidak memiliki keraguan untuk bepergian seorang diri.

Cobalah untuk mencicipi angin laut Pantai Amalfi, naik kereta api dari London ke Paris menggunakan aplikasi Eurostar atau menghabiskan akhir pekan di Barcelona sendirian.

Kamu juga bisa menjajal tempat yang memiliki kultur berbeda dengan negara asal, atau pergi ke wilayah yang mayoritas penduduknya menganut agama yang tak sama, hingga ke tempat terpencil yang belum terekspos oleh media sebelumnya sebagai destinasi menarik. Syukur dan rayakan hidupmu.

2. Pilih-Pilih Teman Dekat

image1

Ilustrasi teman curhat (iStockphoto)

Penelitian yang dirilis oleh Office of National Statistics pada April 2018 menunjukkan, usia 16-24 tahun lebih cenderung merasa kesepian daripada kelompok usia lain. Ketika memasuki usia 25, Anda harus bisa menyempitkan 'lingkungan pertemanan' atau biasa disebut inner circle.

Selektiflah dalam memilih sahabat, sehingga Anda bisa memastikan bahwa hanya mereka lah orang yang benar-benar ada di saat kamubutuh.

Mempunyai teman dekat yang jumlahnya sedikit akan membantumu keluar dari himpitan, membiarkanmu mengekspresikan kepribadian dan membuatmu tertawa. Namun perlu diingat bahwa kamu tak perlu menutup diri dari potensi pertemanan yang lebih luas.

3. Tentukan Gayamu

image2

Ilustrasi jalan kaki dan gaya hidup sehat (iStockphoto)

Pelajaran yang sulit untuk diserap, tetapi amat berharga adalah bahwa tidak semua hal yang berkenaan dengan dunia mode akan membuatmu merasa percaya diri.

Kamu harus punya gaya berbusana sendiri untuk menunjukkan karakter pribadi. Seperti misal di lemarimu sudah tersedia pakaian untuk kerja, baju untuk nongkrong bersama kawan-kawan, pakaian tidur, dan busana untuk pergi ke pesta.

4. Punya Tabungan Hari Tua

image3

Ilustrasi mata uang rupiah (shutterstock)

Menabung sebaiknya dilakukan sejak dini, bahkan kalau bisa sebelum kamu menginjak usia 25 tahun. Jadi saat mulai mengarungi usia 25 ke atas, kau perlu mengelolanya. Terlebih bila kamu sudah bekerja dan mendapatkan penghasilan sendiri.

Tabungan tersebut nantinya berguna ketika kamu memasuki hari tua. Jangan lupa untuk menghitung pengeluaran dan pemasukan tiap bulan agar terhindar dari pemborosan.

5. Cicilan Rumah Pribadi

image4

Ilustrasi jual rumah (Foto-istimewa)

Memiliki hunian pribadi adalh impian setiap anak muda di era milenial ini. Tidak ada salahnya mencoba untuk merealisasikannya mulai usia 20-an dengan mencicilnya

6. Bekerja Sesuai Passion

image5

Semangat bekerja (Ilustrasi iStock)

Bekerja merupakan salah satu cara agar Anda bisa bertahan hidup. Menyukai pekerjaan adalah sesuatu yang harus digarisbawahi, sebab selalu ada hal positif yang bisa kamu ambil dari pekerjaan yang Anda jalani. Jika kamu sudah menyukai pekerjaan itu, maka hasil yang didapatkan juga akan terasa memuaskan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});