Ini yang Dapat di Petik Laga Antara Juventus vs Sassuolo, Apa Aja Sih?
Penyerang Portugal Juventus Cristiano Ronaldo (kiri) merayakan dengan penyerang Spanyol Juventus Alvaro Morata setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Juventus vs Sassuolo pada 10 Januari 2021 di stadion Juventus di Turin.© AFP/

Ini yang Dapat di Petik Laga Antara Juventus vs Sassuolo, Apa Aja Sih?

Senin, 11 Jan 2021 | 14:45 | Muchdi

Winnetnews.com -  Juventus berhasil memadamkan api perlawanan Sassuolo di laga giornata 17 Serie A 2020-21, Senin (11/01/2021) dini hari WIB.

Juventus menjamu Sassuolo di Juventus Stadium. Meski berstatus tuan rumah, Bianconeri tak bisa mendominasi jalannya laga. Sebab sang tamu tampil solid.

Di babak pertama, tak ada gol yang tercipta. Namun Sassuolo terpaksa bermain dengan 10 pemain saja.

Hal ini menyusul dikartumerahkannya Pedro Obiang. Sang gelandang melancarkan tekel berbahaya ke engkel Federico Chiesa jelang babak pertama berakhir.

Di babak kedua, gol-gol mulai tercipta. Juventus membuka kebuntuan dengan gol tendangan jarak jauh Danilo pada menit ke-50. Namun Gregorie Defrel mampu menyamakan kedudukan dengan gol briliannya pada menit ke-58.

Juventus akhirnya berhasil mencetak gol keduanya melalui Aaron Ramsey pada menit ke-82. Sassuolo makin terpuruk setelah Cristiano Ronaldo ikut menyumbang gol pada menit 90+2. dari pertandingan ini, pelajaran apa saja yang bisa dipetik? Berikut ulasannya Winners.

- Bonucci yang Beruntung

Situasi duel Juventus vs Sassuolo ini sendiri sejatinya bisa berubah dengan cepat di awal laga. Itu bisa terjadi jika saja wasit bersikap lebih tegas.

Pada menit ke-13, Consigli melepas umpan panjang ke pertahanan Juventus. Di sana hanya ada Leonardo Bonucci dan Francesco Caputo.

Situasi itu membuat Caputo berpeluang masuk kotak penalti dan mencetak gol. Namun Bonucci menghalangi pergerakannya dengan memeluk 'mesra' pemain berusia 33 tahun tersebut.

Meski demikian, wasit hanya memberikan kartu kuning saja kepada Bonucci. Ia beruntung wasit tak memberikan kartu merah kepadanya.

- Sassuolo Layak Dipuji

Sassuolo tampil merepotkan Juventus pada pertandingan ini. Tim asuhan Roberto De Zerbi ini tampil solid dan layak dipuji.

Mereka tak canggung untuk memulai serangan dari lini belakang. Bahkan ketika para pemain Juventus menerapkan pressing tinggi sekalipun.

Sassuolo tetap tampil berani ketika mereka bermain dengan 10 pemain saja. Bahkan mereka bisa menyamakan kedudukan setelah Pedro Obiang dikartu merah.

Sassuolo menunjukkan mengapa mereka saat ini berada di papan tengah klasemen dan berpeluang finis di posisi lima atau empat besar. Jika saja mereka main full 11 pemain selama 90 menit di laga ini, mungkin hasil akhir laga ini akan berbeda.

- Nestapa Dybala

Paulo Dybala tampaknya mulai menemukan performa terbaiknya bersama Juventus belakangan ini. Dalam dua laga sebelum lawan Sassuolo, ia mengemas satu gol dan dua assist.

Ia pun berperan membawa Juventus menekuk Udinese 4-1 dan menumbangkan AC Milan 1-3. Dybala pun tampak akan bisa memberikan sesuatu lagi di laga ini, terutama dengan kerjasamanya bersama Federico Chiesa.

Sayangnya, pemain Argentina itu terpaksa bermain selama sekitar 45 menit saja di laga ini. Sebab ia mengalami cedera lutut usai berbenturan dengan pemain lawan.

Dybala, pastinya berharap cedera lutut itu tak parah. Sebab ia sebelumya sempat bermasalah dengan kebugarannya dan butuh waktu lama untuk bisa menemukan performa terbaiknya.

- Cristiano Ronaldo, Salute!

image0
Cristiano Ronaldo merayakan golnya ke gawang Sassuolo pada pekan ke-17 Serie A musim 2020/2021 © Juventus

Pertandingan ini terasa sedikit aneh bagi Cristiano Ronaldo. Di babak pertama ia semapt mendapat beberapa peluang, termasuk sundulan melayangnya, mengalahkan kiper Sassuolo. Namun ia tak bisa mencetak gol.

Ronaldo juga tak banyak melakukan manuver berbahaya seperti biasanya khususnya di babak pertama. Di babak kedua performanya lebih baik.

Ia masih sempat melepas enam tembakan ke gawang di sepanjang laga (terbanyak dari semua pemain Juventus) meski cuma tiga yang tepat sasaran.

Ronaldo pada akhirnya bisa mencetak gol saat laga babak kedua memasuki injury time. Gol itu membuat Juve menutup laga dengan skor 3-1.

Namun gol itu sendiri memiliki makna besar bagi Ronaldo. Sassuolo adalah tim pertama yang dijebol oleh CR7 usai pindah ke Juventus tiga tahun lalu.

Gol tersebut juga membuatnya mencatatkan rekor baru. Tak cuma satu tapi dua sekaligus. Ronaldo kini menyamai jumlah gol pemain tersubur di dunia, Josef Bican, dengan catatan 759 gol di kompetisi resmi bagi klub dan negara.

Gol tersebut juga menjadi gol ke-15 Ronaldo di Serie A pada musim 2020-21 ini. Itu membuat CR7 kini sukses mencetak minimal 15 gol di liga dalam 15 tahun beruntun. Ia jadi pemain pertama yang menorehkan rekor tersebut.

- Aaron Ramsey Akhiri Paceklik Golnya

Di laga ini, Aaron Ramsey sebenarnya masuk sebagai pemain pengganti saja. Ia diminta menggantikan Weston McKennie pada menit ke-18 karena pemain asal Amerika itu mengalami cedera.

Ramsey jelas belum masuk rencana utama Andrea Pirlo. Faktor cedera dan kebugaran membuatnya kesulitan menampilkan performa terbaiknya.

Namun demikian di laga ini Ramsey berusaha keras memberikan yang terbaik bagi Juventus. Ia tercatat melepas empat tembakan di sepanjang laga, terbanyak kedua setelah Cristiano Ronaldo di skuat Bianconeri.

Ia juga mencatatkan empat keypass, empat umpan silang, dua umpan panjang dan satu umpan terobosan. Namun torehan terbaiknya tentu adalah golnya yang membuat Juventus unggul dengan skor 2-1.

Saat itu ia menyambut umpan mencekam dari Frabotta. Ramsey menusuk masuk dari second line di tiang jauh. Gol tersebut adalah gol pertamanya pada musim ini dan gol yang pertama sejak bulan Maret 2020 silam.

- Juventus Makin Dekat ke Puncak

Juventus memang tak main apik di pertandingan melawan Sassuolo ini. Namun demikian tiga poin yang mereka dapatkan sangatlah penting.

Kemenangan itu membuat Juventus kini mengemas 33 poin dari 16 pertandingan saja. Mereka tertinggal tujuh poin dari AC Milan yang ada di posisi pertama.

Mereka juga makin mendekati Inter Milan yang kini ada di posisi kedua dengan raihan 37 poin. Artinya mereka terpisah empat angka saja.

Bagusnya bagi Juventus, baik Milan dan Inter sama-sama sudah main sebanyak 17 kali. Jika Cristiano Ronaldo dkk menang di satu laga tabungannya, mereka akan makin mendekat ke puncak dan membuat perburuan Scudetto musim ini makin seru.

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di Bola.net dengan judul "Enam Pelajaran Juventus vs Sassuolo: Rekor Ronaldo, Plus Puncak yang Semakin Dekat"

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...