Ini yang Jadi Tuntutan dari Aksi Damai PA 212

Daniel
Daniel

Ini yang Jadi Tuntutan dari Aksi Damai PA 212 Foto: Warta Kota (Angga Bahgya)

Winnetnews.com -  Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), dan Front Pembela Islam (FPI) menggelar aksi damai di area Patung Kuda Arjuna sejak Rabu (26/6). ada beberapa tuntutan yang rencananya bakal disampaikan di acara tersebut.

Tuntutan tersebut antara lain berisi penolakaan kriminalisasi dan tuduhan makar terhadap ulama, pembiaran terhadap penodaan agama, dan juga perlindungan terhadap penista agama. Selain itu termasuk juga soal pembiaran terhadap gerakan liberal, neo PKI, LGBT, syi'ah rofidoh serta aliran sesaat yang merebak di Nusantara.

Daftar tuntutan yang beredar lewat sebuah selebaran tersebut juga menyinggung soal penjualan aset negara terhadap pihak asing, penumpukan utang negara serta penerimaan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina, juga soal pelaksana Pemilihan Umum (Pemilu) yang dianggap sangat buruk dan brutal.

Koordinator lapangan aksi damai tersebut, Abdullah Hehamahua, mengatakan umat Islam akan terus mengawal proses persidangan hingga keputusan terkait sidang sengketa Pilpres 2019 yang digelar di Mahkamah Konstitusi

"Aksi kita hari ini (kemarin) Insya Allah akan ditutup, tapi tentu aksi ini bukan yang terakhir, karena besok adalah endingnya, besok adalah penentuan di MK. Besok kita siap datang lagi jam delapan kita sudah sampaikan surat pemberitahuan untuk Polda Metro," kata Abdullah seperti dikutip dari Warta Kota.

Apa Reaksi Kamu?