Ini yang Membuat Berat Badan Naik Saat Stres
ilustrasi

Ini yang Membuat Berat Badan Naik Saat Stres

Kamis, 27 Feb 2020 | 17:54 | Rusmanto

Winnetnews.com - Seperti yang sudah banyak diketahui, stres tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan mental tetapi juga keadaan fisik Anda. Sebagian dari Anda mungkin lebih kenal dengan efeknya yang membuat nafsu makan berkurang, sehingga akan membuat berat badan Anda menurun. Namun, beberapa orang malah mengalami berat badan yang naik karena stres, bagaimana bisa?

Bagaimana stres bisa membuat berat badan naik

image0

Memang, efek stres pada setiap orang dapat berbeda-beda. Ada yang kehilangan nafsu sampai akhirnya melewatkan jam makan, ada juga yang malah menjadikan makanan sebagai pelarian dari tekanan dan rasa sedih.

Perlu diketahui, berat badan yang naik akibat stres juga dipengaruhi oleh faktor hormonal.

Saat Anda stres, tubuh akan melepaskan tiga jenis hormon, yaitu kortisol, adrenalin, dan norepinephrine. Hormon adrenalin dan norephinephrine yang bekerja bersama akan meningkatkan kewaspadaan tubuh untuk merespon sesuatu yang membuat Anda tertekan.

Efek dari kedua hormon tersebut hanya berlangsung sebentar sebelum akhirnya kembali normal dan digantikan dengan munculnya hormon kortisol.

Sebetulnya, hormon kortisol sendiri memiliki berbagai kegunaan untuk tubuh. Kortisol menjaga persediaan energi dengan merangsang metabolisme menggunakan lemak dan karbohidrat. Selain itu, kortisol juga berguna dalam menjaga keseimbangan cairan dan kadar gula darah serta menekan fungsi organ tubuh yang tidak digunakan.

Dengan kata lain, kortisol membantu tubuh agar lebih efektif ketika menghadapi situasi yang mengancam. Proses ini juga akan menghasilkan efek berupa peningkatan nafsu makan.

Sayangnya, jika stres tidak dapat dikendalikan, hormon kortisol yang masih ada dalam tubuh akan meningkat. Hal ini menyebabkan nafsu makan Anda naik saat stres yang tentunya bisa berujung pada berat badan yang bertambah.

Karena hormon kortisol menggunakan lemak dan karbohidrat untuk menjalankan laju metabolisme, Anda juga jadi cenderung menginginkan makanan yang manis dan berlemak.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...