Inikah Dia AKP Ichwan Lubis? Kasat Narkoba Yang Miliki Duit Miliaran yang Mencurigakan

Inikah Dia AKP Ichwan Lubis? Kasat Narkoba Yang Miliki Duit Miliaran yang Mencurigakan

Minggu, 24 Apr 2016 | 19:57 | Rike
WinNetNews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) sita duit Rp 2,3 miliar tunai milik AKP Ichwan Lubis. Dalam rekeningnya, dia juga masih simpan uang Rp 8 miliar. Diduga berkait dengan kasus narkoba. Bagaimana sebenarnya sosok Ichwan?

Tak banyak catatan mengenai Ichwan di dunia maya. Polisi juga belum rilis sosoknya dengan lengkap. Dari facebook-nya yang dibuat tahun 2012, Ichwan diketahui pernah bertugas menjadi Kanit Reskrim Polres Pelabuhan Belawan sebelum jadi Kasat Narkoba. Dia pun pernah menempuh pendidikan Hukum Acara Pidana di UMSU.

Kabag Humas BNN Slamet Pribadi menerangkan, uang cash Rp 2,3 miliar yang ditemukan ketika penangkapan itu diduga adalah uang suap dari bandar narkoba. Melalui uang itu, Ichwan diharapkan dapat menyelesaikan masalah penangkapan salah satu banda narkoba bernama Acin."Itu adalah dalam rangka bisa mengurus perkaranya kasus yang sudah ditangkap beberapa minggu lalu yang namanya Acin ditangkap oleh BNN agar mengurus itu. Terima uang suap Rp 2,3 miliar cash, di rekeningnya ada Rp 8 miliar lebih dikit," jelas Slamet Pribadi saat ditemui di sela acara Tasyakur Milad PKS ke-18 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu (24/4/2016).

Berkenaan mengenai uang Rp 8 miliar di rekening milik Ichwan, BNN belum dapat menjelaskan. Tetapi , Slamet mengatakan, uang itu terindikasi mencurigakan. Terlebih lagi, Ichwan adalah seorang berpangkat AKP dengan kehidupan yang mewah."Yang jelas, yang namanya pencucian uang itu ada indikasi transaksi mencurigakan baik profil simpanannya maupun profil penyimpan. Jadi silakan dengan gaji dan pangkat seperti itu, rumahnya seperti, itu silakan. Itu namanya indikasi mencurigakan," ungkap Slamet. Kemudian, apa ada indikasi keterlibatan aparat penegak hukum yang lain? "Pasti dicari, baik yang bersifat pasif maupun aktif akan dicari. Yang aktif adalah dia yang mengirim, yang pasif adalah dia yang menerima. Itu terus akan kita cari," ucap Slamet.

Sumber&foto:detik.com

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...