(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Inilah 6 Amalan yang Bisa Menghapus Dosa Kita

Oky
Oky

Inilah 6 Amalan yang Bisa Menghapus Dosa Kita Sumber Foto : Istimewa

Winnetnews.com - Dalam kehidupan kita, pasti kita pernah berbuat dosa, karena pada dasarnya manusia pasti melakukan dosa tidak ada manusia yang benar-benar bersih dari dosa.

Dalam hidup juga ada dosa kecil dan dosa besar yang pasti setiap manusia pernah perbuat dan kita harus memohon ampunan dan kembali melakukan hal yang baik.

Nah, kali ini dilansir dari berbagai sumber, Winnetnews.com sudah mengumpulkan beberapa amalan yang bisa jadi penghapus dosa kita, yuk disimak

1. Menyempurnakan wudhu

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berwudhu lalu memperbagus wudhunya, dosa-dosanya akan keluar dari tubuhnya (yang terkena air wudhu) sampai keluar dari ujung jemarinya.” (HR. Muslim).

Selain itu kita juga harus menyempurnakan wudhu meski dalam keadaan tidak menyenangkan. Keadaan tidak menyenangkan di sini adalah keadaan dingin dimana manusia tidak menyukai air, karena bisa menambah hawa dingin dalam tubuhnya.

2. Perbanyak jalan menuju masjid

Bukan berarti hanya berjalan sampai masjid, lalu pulang tak melakukan apa-apa. Tapi bersegeralah mendatangi masjid setelah adzan berkumandang agar bisa sholat berjamaah di awal waktu. Setiap ayunan langkah kita menuju sholat berjamaah di masjid, terdapat ampunan atas dosa dan peninggian derajat kita oleh Allah SWT.

3. Menunggu sholat sesudah sholat

Amalan ketiga ini disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, yaitu “Tunggulah shalat sesudah shalat.” Kebanyakan kita seringkali bersegera meninggalkan masjid setelah salam dalam sholat. Padahal, berlama-lama di masjid setelah sholat sambil menunggu waktu sholat berikutnya adalah bagus, kita bisa mengisinya dengan doa, dzikir dan tilawah Al-Qur'an.

Itulah beberapa amalan ringan yang seringkali kita abaikan, padahal keutamaannya sangat besar untuk menghapus dosa-dosa kita yang mungkin sudah tak terhitung banyaknya. Apa yang dianggap sebagian orang ringan memang terkadang terasa berat bagi sebagian yang lainnya. Namun, jika dikerjakan dengan niat dan kesungguhan, serta hati yang ikhlas, maka hal itu akan terasa ringan dan tidak menjadikan beban bagi kita. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan dapat membawa kita untuk menjadi umat muslim seutuhnya.

4. Sedekah

Sebagian kita masih ada yang beranggapan bahwa sedekah hanya sekadar pemberian yang secara dzahir mengurangi harta benda. Padahal di dalam syariatnya, sedekah memiliki begitu banyak keutamaan. Selain janji bahwa Allah akan melipatgandakannya, baik di dunia maupun kelak di akhirat, sedekah juga bisa menjadi amalan yang menghapuskan dosa-dosa.

Sebagaimana sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api”. 

Maka sedekah yang dirutinkan akan mempermudah diri kita mendapatkan pengampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tentu dibarengi dengan i’tikad taubatan nasuha. Bahwa kita menyadari kesalahan dan bertekad untuk tidak mengulanginya kembali di waktu kemudian. Dengan sedekah, selain harta dan pahala yang bertambah, dosa-dosa yang pernah kita lakukan juga berpeluang mendapatkan pengampunan.

5. Bersabar pada setiap ujian dan cobaan

Adakah manusia yang tidak pernah diuji oleh Allah? Adakah dari kita yang merasa hidup ini terus-menerus bahagia, tiada pernah menghadapi sebuah kesukaran? Bukankah hakikat hidup ialah ujian? Keduanya seperti sepasang mata koin yang tiada bisa dipisahkan?

Maka dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan ujian dan cobaan ini, Allah tanamkan pada hati setiap manusia benih-benih kesabaran. Sifat keridhaan, kerelaan, meyakini bahwa setiap ujian dan cobaan datangnya dari Allah. Dan bagi siapa pun yang mampu keluar dari tiap ujian itu, akan diangkat derajatnya oleh Allah pada kedudukan yang setingkat lebih tinggi. Rela pada apa saja takdir yang ditetapkan Allah. Kemudian yakin bila setiap ketetapan ialah yang terbaik, sebab hanya Allah-lah Sang Maha Mengetahui kehidupan di masa depan.

Dalam sebuah hadist riwayat Imam Ahmad dijelaskan, “Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla berfirman, “Sesunguhnya apabila Aku menguji seorang hamba-Ku yang mukmin, lalu ia memuji-Ku atas ujian yang Aku timpakan kepada-Nya, maka ia bangkit dari tempat tidurnya (dalam keadaan) bersih dari dosa seperti hari ibunya melahirkannya.“

Termasuk bila seseorang sedang ditimpa sebuah penyakit. Maka yakinilah bahwa penyakit itu merupakan perantara Allah untuk menggugurkan dosa-dosa kita. Meski terasa sakit di dunia, tetaplah berharap pada Allah agar kelak Dia meringankan beban kita di hari kemudian. Sebagaimana riwayat dari Imam Bukhari dan Muslim, “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya”.

6. Mengerjakan amal shaleh

Iringilah setiap keburukan dengan kabaikan. Artinya upayakanlah dengan maksimal setiap kesempatan untuk mengerjakan amal shaleh. Sebab dosa dan keburukan yang kita lakukan akan tertutupi oleh banyaknya amalan shaleh dan kebaikan yang dikerjakan. Bukankan setiap kita kelak akan ditimbang oleh Allah amal dan dosanya?

Maka selain berusaha untuk memohon ampun pada Allah, kunci dari berhasilnya taubat ialah memaksimalkan sisa kesempatan untuk mengerjakan amalan-amalan kebaikan. Sebagaimana jelas diterangkan dalam sebuah hadist riwayat Imam Ahmad dan Tirmidzi, “Bertakwalah kepada Allah di mana pun kamu berada, ikutilah kejelekan dengan kebaikan yang menghapusnya dan bergaullah dengan sesama manusia dengan akhlak (perangai/perilaku) yang baik.”

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});