Inilah 6 Destinasi Wisata Menarik di Pangandaran yang Wajib Dikunjungi Traveler

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Inilah 6 Destinasi Wisata Menarik di Pangandaran yang Wajib Dikunjungi Traveler

Winnetnews.com - Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dikenal sebagai tempatnya wisata pantai. Pantainya yang indah bahkan membuat Kabupaten yang baru menjadi Daerah Otonomi Baru ini mendapat julukan Bali-nya Jawa Barat.

Banyak destinasi wisata menarik di Pangandaran, sebenarnya bukan hanya pantainya saja, namun wisata lainnya pun jadi daya tarik tersendiri.

Pangandaran sangat cocok untuk dikunjungi para traveler. Di sini Anda bukan hanya diajak untuk menikmati keindahan pantainya, Anda bisa sekalian berenang di Pantai Pangandaran, bahkan ada juga pantai yang bisa dijajal untuk berselancar lantaran ombaknya yang cocok untuk para penggemar surfing.

Selain itu, kuliner khasnya juga bisa membuat Anda ingin kembali lagi mengunjungi Pangandaran, jaraknya pun hanya 4 jam saja dari Kota Bandung.

Dirangkum dari media online harapanrakyat.com, berikut enam destinasi wisata menarik di Pangandaran yang wajib dikunjungi traveler:

1. Pantai Barat dan Pantai Timur Pangandaran

Pantai Barat maupun Pantai Timur Pangandaran merupakan destinasi wisata utama para wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran, baik turis luar negeri maupun dalam negeri. Garis pantainya memang indah, cocok untuk berenang.

Makanya, jangan heran jika pada hari-hari libur, pantai ini begitu padat pengunjung, bahkan sering juga terjadi kemacetan panjang. Untuk mengantisipasinya Anda bisa datang ke Pangandaran saat bukan musim liburan.

Setelah puas bermain di Pantai, Anda bisa menikmati sejumlah taman yang dibangun Pemkab Pangandaran di sepanjang pesisir pantai. Taman di pinggir pantai untuk mempercantik Pantai Pangandaran.

Selain itu, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju pusat oleh-oleh yang letaknya tak jauh dari Pantai Barat, di sini Anda bisa membeli oleh-oleh khas Pangandaran.

Perjalanan Anda di kawasan Pantai Pangandaran, bisa berlanjut dengan mencicipi sajian kuliner khas Pangandaran. Ada Kampung Kuliner Pangandaran yang bisa memuaskan hasrat icip-icip kuliner Pangandaran yang tak bisa Anda temukan di tempat lain.

2. Pasir Putih Pangandaran

Perjalanan 30 menit dengan perahu harus Anda tempuh dari Pantai Barat Pangandaran untuk sampai ke Pasir Putih.  Tetapi, jangan khawatir, karena hal itu akan sebanding dengan keindahan yang akan Anda temui di Pasir Putih Pangandaran

Di sini Anda bisa melakukan snorkeling untuk menikmati keindahan biota laut yang ada di bawah laut Pasir Putih Pangandaran.

Lalu, yang menarik adalah keberadaan bangkai kapal Viking Logos. Kapal ini merupakan sisa peledakan kapal oleh Menteri Susi Pudjiastuti dari Kementerian Kelautan dan Perairan. Anda bisa mengabadikannya lewat lensa kamera.

3. Pantai Karapyak Pangandaran

Batu karang yang berada di Pantai Karapyak jadi salah satu daya tarik pantai ini. Tebingnya yang curam dan ombak besar membuat gambaran Anda tentang pantai tersaji di pantai ini.

Daya tarik lainnya adalah keberadaan pasir putih sepanjang 5 Km di sisi pantai. Lalu yang khas lainnya dari Pantai Karapyak adalah warna airnya yang berubah sesuai debit air. 

Fenomena ini terjadi saat debit air Sungai Citanduy meningkat lalu bermuara ke laut, maka Anda akan bisa menyaksikan warna air laut yang kontras. Air sungai yang coklay bercampur dengan air laut, dari kejauhan Anda akan melihatnya berwarna merah.

Jika air laut sedang surut, akan muncul taman laut di Pantai Karapyak. Di sela-sela karang Anda bisa menemukan ikan hias kecil, kepiting maupun umang.

Jika Anda ingin mengunjungi Pantai Karapyak, waktu terbaik adalah saat kemarau, Anda bisa melihat pesona taman laut dan airnya yang berbeda warna.

4. Pantai Madasari Pangandaran

Gulungan ombak yang cukup besar di Pantai yang berada di Desa Mesawah, Kecamatan Cimerak ini, sering dimanfaatkan wisatawan untuk surfing. Selain itu, keberadaan pulau-pulau yang penuh batu karang yang ada di tengah-tengah laut membuat pantai ini eksotik.

Di Pantai Madasari Anda juga bisa camping, jika tak membawa peralatan camping, sudah banyak yang menawarkan penyewaan tenda, sehingga Anda tak perlu repot.

5. Green Canyon Pangandaran

Puas menjelajahi pantai-pantai eksotis di Pangandaran, saatnya Anda melipir ke wisata menarik di Pangandaran lainnya. Ada Green Canyon Pangandaran yang ditemukan oleh 3 orang bule asal Swiss. Nama Green Canyon memang terinspirasi dari Green Canyon yang ada di Amerika.

Penduduk setempat menamainya dengan Cukang Taneuh atau Jembatan Tanah dalam Bahasa Sunda. Anda bayangkan ada jembatan tanah di sungai Cijulang.

Untuk menuju Cukang Taneuh ini Anda perlu menyeberang dari Dermaga yang dibangun khusus sebagai tempat penyeberangan menuju lokasi Green Canyon.

Jika dulu kawasan ini dikenal angker, namun sekarang kawasan wisata yang satu ini jadi tempat menarik untuk dikunjungi.

Sepanjang jalan menuju Green Canyon, dari atas perahu yang Anda tumpangi, Anda akan disuguhi pepohonan hijau yang masih asri, udara segar langsung menenangkan. Anda juga bisa memperhatikan air Sungai Cijulang, warnanya hijau tosca.

Anda juga bisa memacu adrenalin di Green Canyon ini dengan body rafting. Anda bisa menyusuri aliran sungai tanpa perahu, hanya dengan pelampung saja. Body rafting di Green Canyon ini aman karena pasti didampingi dengan pemandu professional.

Walaupun misalnya Anda tidak bisa berenang, selain dijaga pemandu professional, Anda juga akan mengenakang sejumlah pengaman, seperti helm, pelampung, sepatu karang, dan juga pelindung lutut.

6. Wisata Goa di Pangandaran

Sudah puas bermain-main dengan air di Pantai dan Sungai yang ada di Pangandaran, kini saatnya Anda menelusuri goa-goa yang ada di Pangandaran.

Kawasan objek wisata goa sutrareregen menarik perhatian wisatawan saat ditemukan sejumlah fosil manusia purba. Di sini Anda bisa berpetualang dari satu goa ke goa yang lain, karena ada tiga goa di objek wisata yang berada di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran ini.

Selain Goa Sutareregen, ada Goa Panggung dan Goa Peteng, ketiganya berada di kawasan Objek Wisata Goa Sutrareregen.

Goa ini terletak di dasar lembah dari bukit yang ada di Desa Selasari. Goa Sutraregen tingginya sekitar 20 meter dengan panjang 100 meter dan lebar 9 meter. Lepas dari Goa Sutrareregen, Anda akan menemukan Goa Panggung yang jaraknya sekitar 20 meter saja dari Goa Sutrareregen.

Goa Panggung memiliki ciri khas, hamparan batu yang serupa dengan panggung pertunjukan terbentuk dari stalagtit dan stalamit, karena itulah penduduk sekitar menamakannya Goa Panggung. Terakhir ada Goa Peteng, karakteristrik dari goa ini adalah kamar-kamar bekas tempat tinggal para manusia purba zaman prasejarah.

Wisata Pangandaran memang menarik, tak hanya pantainya, namun juga sungai termasuk juga goanya cocok bagi traveler yang senang berpetualang.

Apa Reaksi Kamu?