Skip to main content

Inilah Alasan - Alasan Karyawan Terbaik Resign dari Perusahaan (II)

Inilah Alasan - Alasan Karyawan Terbaik Resign dari Perusahaan II
Inilah Alasan - Alasan Karyawan Terbaik Resign dari Perusahaan II

WinNetNews.com - Berlanjut dari pembahasan sebelumnya, berikut alasan lain karyawan mengajukan resign dari perusahaan.

Baca juga: Wah, Inilah Alasan - Alasan Karyawan Terbaik Resign dari Perusahaan (I)

6. Ingin mendirikan usaha sendiri

image0

Dengan kondisi perekonomian dunia yang terus membaik, banyak kesempatan usaha yang terbuka di luar sana. Jadi tak heran orang-orang berlomba-lomba membuat usaha rintisannya sendiri. Termasuk para karyawan terbaik dari sebuah kantor tertentu.

7. Ada masalah keluarga

image1

Masalah bisa saja terjadi bukan dari kantor, melainkan keluarga karyawan. Semisal pasangannya tidak mengizinkan lagi untuk bekerja, atau anak-anak mereka memerlukan perhatian lebih. Kondisi tersebut kemudian membuat karyawan terbaik ingin mengundurkan diri.

8. Ada intrik dan drama di kantor

image2

Intrik dan drama bisa terjadi di mana saja, kantor misalnya. Berawal dari perasaan iri karyawan lain yang punya prestasi terbaik, sehingga menciptakan kompetisi yang tidak sehat. Misalnya menyebarkan gosip buruk dan sebagainya hingga membuat karyawan harus mengundurkan diri.

9. Ada masalah kesehatan

image3

Masalah kesehatan juga bisa menghantui psikologis seseorang. Beban kerja yang terlalu besar hingga memberikan stres, ditambah dengan kesehatan tubuh yang terus memburuk, bisa menjadi momok menakutkan sehingga membuat karyawan memutuskan resign. Biasanya banyak terjadi di perusahaan tambang.

10. Pindah domisili atau tempat tinggal

image4

Berganti domisili juga bisa menjadi alasan tersendiri. Karyawan terbaik memutuskan untuk tinggal di daerah lain dengan alasan personal, lalu memutuskan untuk keluar dari perusahaan. Perusahaan yang tidak ingin kehilangan karyawan terbaiknya, biasanya berusaha mentransfer karyawan ke kantor cabang terdekat di daerah tujuan.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top