Inilah Alasan BPJS Naikan Tarif Kelas I dan II

Inilah Alasan BPJS Naikan Tarif Kelas I dan II

Jumat, 1 Apr 2016 | 17:27 | Nadia Chevina
WinNetNews.com - Mulai 1 April 2016, besaran iuran peserta mandiri kelas I dan kelas II asuransi BPJS Kesehatan sah mengalami kenaikan. Ada alasan yang mendasari hal itu dan perlu diketahui masyarakat.

Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi mengatakan, berdasarkan Perpres Nomor 19 Tahun 2016, besaran iuran bulanan peserta mandiri kelas I naik sebesar Rp80 ribu dan peserta mandiri kelas II naik sebesar Rp51 ribu.

"Kenaikan iuran yang tertuang ini sesuai dengan aturan pemerintah. Langkah ini diambil untuk menjaga keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sifatnya gotong royong," ujarnya saat press conference 'Penjelasan Perubahan Peraturan Presiden No 19 Tahun 2016 Terkait Besaran Iuran Peserta Kelas III' di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat (1/4/2016).

Dia mengatakan, program ini memang dirasakan langsung oleh masyarakat sejak 2 tahun silam. Meskipun pemerintah pusat kerap mendapat keluhan soal layanan berobat di beberapa fasilitas kesehatan.

"Walau memang kita tidak memungkiri, masih banyak pasien mengeluh dengan fasilitas dan pelayanan yang kita berikan. Yang selama ini sakit, tapi susah berobat, kita usahakan tetap dapat pelayanan dengan baik," tambahnya.

Kalaupun masyarakat keberatan dengan kenaikan iuran ini, BPJS Kesehatan tidak melarang jika Anda ingin mengubah status kepesertaan sesuai dengan kemampuan dana.

"Tapi alangkah baiknya peserta kelas I dan kelas II tidak menurunkan kelas agar membayar lebih murah. Kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama yaitu gotong royong, semua tertolong. Prinsipnya yang tua, bantu yang muda, dan yang sembuh, bantu yang sakit, sesuai budaya bangsa," terangnya.

Dilansir dari: okezone 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...