Inilah Dampak Sering Di Depan Komputer

Nadia Chevina
Selasa, 01 September 2015 14:05 WIB
Oleh Nadia Chevina pada Selasa, 01 September 2015 14:05 WIB
Image Inilah Dampak Sering Di Depan Komputer

Terlalu banyak bekerja membuat tubuh cepat lelah. Nyatanya kerja yang diforsir dapat menabung penyakit untuk tubuh kita. Terdapat empat jenis penyakit yang rawan dialami oleh si pekerja kantoran, seperti yang dilansir dari okezone. Let's check it out !

Nyeri tulang dan 

Seorang karyawan yang kerja di balik meja dan duduknya terlalu lama paling sering akan menderita nyeri punggung dan nyeri 

Maka agar terhindar dari risiko nyeri tersebut, setiap tiga hingga empat jam sekali harus melakukan stretching dan jauhi komputer agar rileks sepanjang hari.

Infeksi saluran 

Seseorang yang duduk berjam-jam di kursi maka jangan lupa minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika kurang minum air putih maka akan mengalami infeksi saluran kemih.

Coba perhatikan setiap hari, bila tiba-tiba mengalami anyang-anyangan gara-gara duduk lama, mungkin itu jadi salah satu 

Kelainan paru-paru

Paparan Air Conditioner (AC) di kantor yang tidak pernah dibersihkan juga rawan menyebabkan infeksi paru-paru. Bukan hanya itu, jamur yang bersarang di AC bisa menyebabkan risiko yang hampir sama, yaitu infeksi jamur di paru-paru Anda.

Alergi

Seseorang dengan bakat alergi tidak bisa hidup tenang di ruangan dengan lantai berkarpet.

Paparan hewan alergen karpet bisa semakin memperburuk kondisi si penderita alergi, sehingga dirinya gampang sakit dan sering absen kerja.

 

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Kisah Mrapen, Tempat Asal Api Abadi Asian Games

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.