Inilah 3 Dosa Paling Besar yang Akan Membawamu ke Jurang Neraka

Inilah 3 Dosa Paling Besar yang Akan Membawamu ke Jurang Neraka Sumber foto : Istimewa

Winnetnews.com - Sebagai manusia, berbuat salah atau khilaf adalah sebuah hal yang wajar untuk dilakukan, karena pada dasarnya manusia tidaklah luput dari yang namanya kesalahan baik itu yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Walaupun begitu, bukan berarti sebagai manusia lalu meremehkan urusan dosa dan tidak berhati-hati. Justru kita harus lebih berhati-hati dan selalu menghindari dosa, entah itu berbohong, menggunjing, mencuri, marah dan lain-lain.

Dari semua jenis dosa yang ada di dunia, ada tiga macam dosa yang paling besar dosanya dan sebagai umat islam sangat wajib untuk menghindarinya, karena pada akhirnya akan membuat dosa kita semakin banyak lagi.

Lalu apa saja tiga dosa besar tersebut?

1. Syirik

Dilansir dari laman newmuslims.com, dosa syirik menjadi dosa yang paling berbahaya dan membuat pelakukan mendapatkan dosa besar. Syirik merupakan suatu perbuatan menyekutukan Allah dengan makhluk atau hal lainnya. Allah sendiri tidak mengampuni dosa syiriksebagaimana disebutkan dalam surat An-Nisa’ ayat 48.

Dalam ayat tersebut Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa’: 48)

Bahkan siapa saja yang melakukan dosa syirik akan terhempas ke dalam neraka. Rasulullah SAW bersabda sebagaimana dilansir dari laman themodernreligion.com,

“Barangsiapa bertemu Allah (meninggal dunia) dalam keadaan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu, pasti masuk surga; tetapi barang siapa bertemu dengan-Nya (meninggal dunia) dalam keadaan mempersekutukan-Nya (dengan sesuatu), pasti masuk neraka.” (HR. Muslim)

2. Berzinah

Selain mendapatkan dosa besar, pelaku zinah juga mendapatkan azab di dunia dan mendapatkan sanksi sosial dari masyarakat sekitar akibat melakukan perbuatan tak bermoral. Bahkan Allah sendiri melarang perbuatan zina dengan berfirman,

“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra’: 32)

Bahkan Allah juga memerintahkan menghukum orang yang berzina seperti dilansir dari laman quran.mu,

“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seseorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu (menjalankan) agama Allah jika kamu beriman kepada Allah dan hari kiamat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nuur: 2)

3. Membunuh Anak Karena Takut Miskin

Kemudian dosa besar yang ketiga adalah membunuh anak karena takut miskin seperti dilansir dari laman islam.ru. Di akhir zaman seperti sekarang, terdapat banyak kasus-kasus pembunuhan terhadap bayi. Motifnya pun beragam, mulai dari takut menanggung malu akibat zina hingga khawatir tidak bisa memberi nafkah karena takut miskin. Padahal, bayi merupakan karunia sekaligus titipan Allah sebagai amanah yang hendaknya harus dijaga.

Menurut laman islam.stackexchange.com, Allah melarang perbuatan tersebut dan menjelaskannnya dalam surat Al-Isra ayat 31. Dalam surat tersebut Allah berfirman,

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar.” (QS. Al-Isra: 31)

Sebenarnya manusia tidak perlu merasa khawatir atas rezeki, sebab Allah telah mengatur dan menetapkan rezeki bagi setiap hamba-Nya. Allah berfirman,

“Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allahlah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu. Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. Al-Ankabut: 60)

Demikianlah tiga macam dosa besar yang hendaknya dihindari oleh seluruh umat Islam, yaitu dosa syirik, berzina, dan membunuh anak. Jika tidak dihindari, niscaya ia akan merugi di dunia maupun di akhirat kelak. Wallahu a’lam bishawab.