Inilah Rasa Lelah yang Membawa Pahala dan Berkah

Inilah Rasa Lelah yang Membawa Pahala dan Berkah sumber foto : istimewa

Winnetnews.com - Banyak cara orang beraktivitas untuk menghabiskan waktu dan menyibukkan diri. Ada yang dengan cara melakukan maksiat, ada juga yang melakukan kebaikan.

Sebagai muslim yang baik, kita harus melakukan hal yang baik dan meninggalkan hal yang nantinya akan membawa kita ke jurang kemaksiatan.

Dari berbagai macam cara orang beraktivitas, semuanya pasti akan membawa kita ke titik kelelahan, entah itu lelah karena bekerja, mencari nafkah atau melakukan maksiat.

Namun ditengah rasa lelah tersebut, kita harus tahu juga bahwa ada rasa lelah yang disukai oleh Allah dan malah mendatangkan pahala dan berkah untuk yang menjalaninya

Apa saja rasa lelah itu?

1. Lelah dalam berjihad di jalan-Nya

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.” (QS. Taubah: 111).

2. Lelah dalam berda’wah atau mengajak kepada kebaikan

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS: Fushshilat Ayat: 33).

3. Lelah dalam beribadah dan beramal sholeh

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari) keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al Ankabut: 69).

4. Lelah mengandung, melahirkan, menyusui. merawat dan mendidik putra/putri amanah Illahi

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS: Luqman: 14).

5. Lelah dalam mencari nafkah halal

“Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (QS. Al Jumuah: 10).

6. Lelah mengurus keluarga

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai ( perintah ) Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. A-Tahrim: 6).

7. Lelah dalam menuntut ilmu

“Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: “Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah.” Akan tetapi (dia berkata): “Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. (QS. Ali Imran: 79).

8. Lelah dalam kesusahan, kekurangan dan sakit

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah post gembira kepada orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqarah: 155).

Satu hal yang perlu diingat, lelah bukan berarti mengeluh. Karena sejatinya rasa lelah adalah penggambaran jiwa yang membutuhkan istirahat dan jeda sejenak. Bukan mengeluh karena rasa lelah yang datang.