(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Inilah yang Sering Menyebabkan Orang Jadi Kerasukan

Oky
Oky

Inilah yang Sering Menyebabkan Orang Jadi Kerasukan Sumber Foto : Istimewa

Winnetnews.com - Para Ulama mengakui bahwa jin sangat bisa masuk ke dalam jasad manusia dan mengontrol manusia tersebut karena adanya wahyu yang mensinyalir hal tersebut. Namun banyak juga orang yang berpikir secara rasional tidak mempercayai bahwa kesurupan adalah kerasukan jin

Diluar dari perdebatan soal percaya atau tidak bahwa kesurupan itu adalah kerasukan jin, dibawah ini akan dibahas beberapa hal yang bisa menyebabkan orang menjadi kerasukan.

1. Disebabkan oleh Permusuhan

Jenis ini tidak akan terjadi kecuali dikarenakan adanya permusuhan antara setan dengan manusia. Permusuhan ini telah kita jelaskan sebelumnya. Jadi, setan selalu berharap dapat merusak manusia apapun dan bagaimanapun cara yang akan ditempuhnya, karena permusuhannya dengan Bani Adam Alaihissalam telah berlangsung sejak ia diciptakan Allah, dan kami akan menjelaskan hal ini secara terperinci dengan izin Allah.

2. Kerasukan karena balas dendam.

Yaitu seseorang menzhalimi jin tanpa sadar, seperti orang tersebut melempar atau membuang air panas di suatu tempat di mana ada jin di tempat tersebut, hingga menyakiti jin tersebut. Oleh sebab itu, jin membalas orang tersebut dengan merasukinya. Atau ketika seseorang jatuh, tanpa sengaja ia telah menimpa dan menyakiti atau membunuhnya.

Syaikh Islam Ibnu Taimiyah berkata tentang merasuknya jin ke tubuh manusia, "Ini biasanya terjadi disebabkan kebencian dan pembalasan. Seperti seseorang yang telah menyakiti mereka dengan mengencingi sebagian mereka, menumpahkan air panas dan membunuh mereka. Padahal sebenarnya tidak mengetahuinya. Pada jin terdapat kebodohan dan kezhaliman, maka ia segera membalas dendam melebihi apa yang seharusnya."

Adapun gejala mencolok orang-orang yang kerasukan jin adalah seseorang akan menjadi lemah pada sebagian anggota tubuhnya, atau menjadi buta atau merasakan sakit yang amat sangat di sekujur tubuhnya atau pada sebagian tubuhnya saja dengan tidak ada sebab tertentu yang ditetaokan secara medis. Maksudnya, apabila diperiksa dokter semua anggota tubuh sehat.

3. Kerasukan karena hawa nafsu.

Yaitu bahwa sudah dimaklumi adanya setan-setan dari jin, dan setan-setan dari manusia sebagaimana yang disebutkan di dalam firman Allah Subhanahu wa Ta'ala,

"Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin " (Al-An'am : 112)

Manusia bisa disebut setan, karena dia berada jauh dari kebenaran dan jauh dari ajaran-ajaran Allah setelah dia mengetahuinya. Kemudian ia mengajak kepada kebatilan dan memerangi kebenaran serta menghalangi dakwah ke jalan Allah. Ini sama seperti yang dilakukan oleh setan dari bangsa jin. Jika setan ini melihat setan dari bangsa manusia maka ia akan memperalatnya dan inilah yang disebut dengan kerasukan karena hawa nafsunya. Dikatakan demikian karena setan dari bangsa jin tersebut menyatu dengan setan dari bangsa manusia dalam berfikir. Seakan-akan hawa nafsunya melebur menjadi satu hingga memiliki tujuan yang sama, yaitu menyesatkan manusia.

Sebagai contoh, seperti yang diketahui bahwa banyak sekali orang-orang yang berbuat zina, namun mereka tidak dinamakan dengan setan akan tetapi hanya dinamakan orang yang berbuat maksiat. Berbeda halnya ketika ia menemui teman-temannya, dan mengatakan bahwa ia akan pergi berzina lalu mengajak mereka. Inilah yang disebut setannya manusia, karena dia menjadi setan yang mengajak kepada kemaksiatan terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ini sama persis dengan perbuatan setan. Orang-orang seperti mereka telah dirasuki oleh setan dan menggerakkan mereka untuk melakukan keburukan yang mereka inginkan serta membantu mereka menerapkan pemikiran-pemikiran setan. Dengan demikian, bercampurlah pemikiran setan jin dan setan manusia untuk menyesatkan manusia.

Allah berfirman : "Yaitu setan-setan (dari jenis)manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)." (Al-An'am : 112)

Ibnul Qayyim berkata, "Hati yang kosong dari keimanan dan kebaikan, akan menjadi gelap dan menjadi tempat peristirahatan setan. Setan kemudian mengambil tempat dalam hatinya hingga leluasa mengatur apapun yang ia inginkan dan mewujudkan tujuan-tujuannya."

Syaikh Muhammad Mutawalli Asy-Sya'rawi berkata, "Setan bagaikan satu sifat yang umum. Artinya, ia adalah setiap orang yang menjauhkan manusia dari ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan ajaran-ajaranNya. Dan setiap yang mengajak kepada kemaksiatan dan mengajak manusia pada keburukan, maka inilah yang disebut setan."

Kita mengetahui, bahwa ada setan dari bangsa jin dan setan dari bangsa manusia. Mereka mempunyai syarat yang sama, sebagaimana mereka bersatu untuk kepentingan menyebarkan kemaksiatan dengan membuat kerusakan di bumi. Setan dari bangsa jin adalah mereka dari bangsa jin yang berbuat maksiat, yaitu yang menghalangi jalan bangsa manusia memiliki kepentingan yang sama. Jadi, lafazh setan di sini adalah nama untuk suatu kepentingan / perbuatan tertentu, dan bukan sebagai nama seseorang. Jadi, semua yang mengajak kepada kekufuran, syirik, dan maksiat disebut dengan setan.

4. Kerasukan karena kezhaliman.

Yaitu jin merasuki seseorang karena ingin menzhaliminnya tanpa sebab sebagaimana yang terjadi pada sebagian orang yang menzhalimi sebagian yang lain tanpa sebab.

Gejala-gejala yang ditimbulkan oleh kerasukan ini kurang lebih sama dengan gejala-gejala yang ditimbulkan oleh kerasukan yang disebabkan permusuhan setan terhadap manusia.

5. Kerasukan yang disebabkan kerinduan dan kecintaan.

Yaitu satu, jin laki-laki mencintai seorang wanita, atau jin perempuan mencintai seorang pria.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, "Masuknya mereka kepada manusia disebabkan syahwat, hawa nafsunya dan kecintaannya, sama seperti yang terjadi antara manusia dengan manusia."

Kebanyakan kerasukan ini disebabkan oleh perbuatan-perbuatan yang telah dilakukan oleh para pemuda dari lawan jenis, hingga membangkitkan syahwat jin ketika melihatnya. Misalnya, apa yang dilakukan kebanyakan pemuda-pemudi zaman sekarang, khususnya di usia perkembangan (puber).

Ketika jin berdiri di depan seorang perempuan yang setengah telanjang dan menunjukkan lekuk tubuhnya dalam berbagai fose, maka jin tersebut akan bernafsu melihatnya sebagaimana nafsu manusia hingga ia pun merasukinya. Atau seorang pemuda melakukan hal seperti di atas khususnya mereka yang melakukan kebiasaan-kebiasaan tidak baik, sangat mungkin sekali untuk dirasuki jin wanita.

6. Kerasukan yang disebabkan adanya pemanggilan terhadap Jin.

Syaikh Usamah Al-Audhi berkata, "Ini adalah jenis paling berbahaya dan paling buruk. Yang dimaksud dengan pemanggilan jin di sini adalah, salah satu kitab sihir jatuh ke tangan seseorang yang menyenangi percobaan dan penemuan (suka mencari-cari). Orang ini kemudian mengambil buku tersebut dan membacanya hingga ia menemukan hal-hal yang menarik perhatiannya, seperti dapat membuatnya kuat atau ia mendapat kemudahan dalam melakukan sesuatu. Orang ini tidak mengetahui, bahwa ini adalah jalan sihir dan sihir adalah sebuah kekufuran. Ia lalu membaca sesuatu yang ada di dalam kitab tersebut hingga dapat mendatangkan seorang jin kepadanya dan ia tidak mengetahuinya atau melihatnya serta tidak mengetahui tanda-tanda kedatanganya. Padahal jin tidak mengenal adanya alasan karena ketidaktahuan. Ia tidak mengenal makna maaf dan perdamaian, hingga terjadilah bencana besar berupa masuknya jin ke dalam tubuhnya."

7. Suka bengong

Orang yang senang bengong rentan dirasuki setan sebab pikirannya sering kosong. Ketika tingkat kesadarannya menurun, setan dapat lebih dekat dengan alam bawah sadarnya, dan orang dengan jenis ini cenderung disukai oleh makhluk-makhluk gaib. Mereka pun dapat dengan mudah merasuki dan menguasai alam bawah sadarnya.

8. Kondisi badan tidak fit.

Orang dengan kondisi fisik tidak fit lebih mudah dirasuki setan daripada mereka yang mempunyai fisik bugar. Hal itu disebabkan orang yang sedang tidak fit memiliki tingkat kesadaran yang rendah sehingga alam bawah sadar lebih gampang dirasuki oleh makhluk gaib

Cara agar kita tidak mudah dimasuki jin bisa dibaca disini

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});