Internet tidak Aktif Beberapa Hari, Pengusaha Warnet Rugi 2 Juta

Ahmad Mashudin
Rabu, 03 Agustus 2016 20:20 WIB
Oleh Ahmad Mashudin pada Rabu, 03 Agustus 2016 20:20 WIB
Image Internet tidak Aktif Beberapa Hari, Pengusaha Warnet Rugi 2 Juta

WinNetNews.com -  Seorang pengusaha warnet rugi hingga Rp2 juta akibat layanan internet IndiHome tidak aktif selama beberapa hari.

Pelanggan yang bernama Ida Ayu Laksmi tersebut menceritakan bahwa dirinya sudah berlangganan IndiHome sejak awal 2016 untuk usaha warnet miliknya. Namun baru-baru ini, ia merasa bahwa layanan IndiHome mulai mengecewakan

"Sudah seminggu internet IndiHome mati, dari yang saya lihat modem dan kabel baik-baik saja. Saya pastikan jaringan dari pusat yang bermasalah. Sudah hampir 10 hari saya terus menghubungi 147, dan oknum yang dulu memasang Indihome di warnet," keluhnya, seperti dikutip dari Media Konsumen, Senin (1/8/2016)

Ia mengaku, mengalami kerugian materiil yang tidak sedikit akibat permasalahan ini. Ida juga menyayangkan sikap customer service Telkom yang dinilai tidak sigap melayani.

"Sangat mengecewakan, kerugian yang saya alami mencapai Rp2 juta akibat internet mati. Namun, pihak IndiHome hanya mengatakan 'maaf atas ketidaknyamanan Anda'. Saya menghubungi pihak yang memasang IndiHome setiap hari namun tidak ada jawaban," lanjutnya.

Hingga saat ini, ia masih menunggu balasan dari pihak Telkom terkait keluhan yang dilontarkannya. Ida berharap agar dirinya mendapat kompensasi akibat dari kejadian ini.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Mbappe Diprediksi Gantikan Ronaldo jadi Pemain Terbaik Dunia

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.