Investa Teknikal Weekly, Senin 5-Oktober-2015

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Investa Teknikal Weekly, Senin 5-Oktober-2015

IHSG 

IHSG sepekan lalu melemah 1.6 point membentuk candle dengan body kecil dan shadow panjang

dibawah, mengindikasikan perlawanan atas tekanan turun. Pada Candle harian IHSG melemah 47

point membentuk candle dengan body turun dengan shadow di atas pendek, mengindikasikan

tekanan atas kenaikan. Volume relative tinggi di rata-rata 20 hari terakhir. IHSG telah bergerak

naik dalam trend naik jangka panjang sejak Agustus 2013, tetapi harga sekarang keluar dari channel

bawah 6 minggu indikasi perubahan trend naik menjadi turun di jangka panjang. Kami

perkirakan IHSG akan kembali turun ke level 3837. Jangka menegah dalam trend turun sejak 1

April 2014, Harga mental dari channel bawah. Sedangkan jangka pendek membentuk trend naik

dalam satu minggu terakhir sejak tanggal 29 September 2015. Harga berpeluang kembali

melemah.

image0

MACD hampir terjadi golden cross tetapi garis MACD masih bergerak di bawah garis 0 membuka

peluang terjadi penguatan pada jangka menegah. Indicator Stochastic oscillator (SO) memasuki

area overbought. Money flow mengindikasikan aliran dana cenderung keluar. Harga begerak ke

garis tengah Bollinger band, masih berpeluang konsolidasi melemah.

image1

IHSG sepekan kedepan masih berpeluang melanjutkan trend turun. Support IHSG di level 4033

sampai 3837 dan resistance 4308 sampai 4414. W and S dulu pasar masih akan melemah di pekan

ini, entry lebih aman di minggu depan. Trading dengan disiplin.


USD - IDR

USDIDR selama sepekan kemarin sesuai prediksi kami melemah 40 poin (IDR Menguat) dengan membentuk candle dengan body

kecil dan shadow diatas pendek. Candle harian turun 25 point membentuk candle dengan body sedang dan shadow pendek di atas,

mengindikasikan konsolidasi. USDIDR dalam pola trend naik di jangka panjang ditunjukan trend channel sejak 1 Agustus 2011.

Harga sudah keluar dari channel atas membuka koreksi dulu. Jangka menengah juga naik sejak 14 Maret 2014. Di periode ini juga

harga sudah menembus channel atas membuka peluang koreksi di jangka menegah. Sedangkan jangka pendek juga naik sejak 13

Juli 2015 dimana harga mendekati channel bawah membuka peluang kondolidasi menguat. Dijangka panjang USDIDR masih

akan naik tetapi di jangka menegah dan pendek berpeluang terkoreksi terbatas.

image2

MACD terjadi dead cross tetapi garis MACD bergerak ke atas garis 0 membuka peluang koreksi di jangka menegah. Sedangkan

Stochastic Oscillator (SO) masuk area oversold menanti pembalikan arah untuk naik. Terlihat aliran dana cenderung keluar dalam

1 bulan terakhir. Harga bergerak mendekati Bollinger band atas, membuka peluang koreksi di jangka pendek

image3

USDIDR kami perkirakan berpeluang konsolidasi menguat (rupiah melemah). Di jangka menegah dan panjang USDIDR bergerak

menuju level 15400 dan bila tembus sangat berpeluang 16800 yang merupakan level high sebelumnya. Sesudah level itu kami

perkirakan IDR akan kembali menguat.

Disclaimer: PT. Investa Saran Mandiri makes no claims as to the accuracy of data or comments provided. Thus PT. Investa Saran Mandiri accepts no responsibility

or liability whatsoever for any expense loss or damages arising out of or in any way connected with the use of all or any part of any of these reports.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});