Investor Nantikan Gaya Elegan Sri Mulyani Kelola APBN

Gunawan Wibisono
Senin, 01 Agustus 2016 08:51 WIB
Oleh Gunawan Wibisono pada Senin, 01 Agustus 2016 08:51 WIB
Image Investor Nantikan Gaya Elegan Sri Mulyani Kelola APBN

WinNetNews.com - Ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Bambang Brodjonegoro. Investor menaruh harapan besar untuk kredibilitas APBN.

"Dengan Sri Mulyani Menkeu. Bambang Brodjonegoro di Bappenas, dan Darmin Nasution di Menko Perekonomian. Saya pikir ini tim yang solid. Tapi yang paling ditunggu adalah bagaimana Sri Mulyani memutuskan soal budget dilakukan dengan elegan," Leo Putra Rinaldy, Analis Mandiri Sekuritas.

Elegan yang dimaksud adalah, dengan menyiapkan berbagai antisipasi dari berbagai risiko yang dikhawatirkan muncul. Artinya investor juga bisa lebih tenang memproyeksikan kondisi hingga akhir tahun.

Menurut Leo, defisit anggaran masih memiliki ruang untuk dilebarkan. Namun tidak terlalu besar. Sehinga pemotongan anggaran menjadi tidak terhindarkan. Dibutuhkan keberanian dari kementerian keuangan untuk pengambilan keputusan.

"Sebenarnya apa yang akan dilakukan pemerintah terhadap budget tahun ini menentukan arah investasi swasta," ungkapnya.

"Ini adalah sentimen positif buat investor karena de javu risiko tahun lalu tidak terulang. Tahun lalu ada revenue lain digenjot. Kalau tahun ini dipilih yang bisa dikelola, maka investor harusnya positif," tegas Leo.

Minyak Zaitun Cegah Keriput dan Garis Halus
Trump Kecam Uni Eropa Terkait Denda untuk Google

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.