IPW: Polisi Gaji UMP Kok Gaya Hidup Seperti Selebriti?

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

IPW: Polisi Gaji UMP Kok Gaya Hidup Seperti Selebriti? Foto: Bizlaw.id

Winnetnews.com - Internal Polri baru-barui ini menerbitkan larangan memamerkan gaya hidup mewah atau hedonisme di media sosial. Peraturan baru ini tertuang dalam suar telegram Kadiv Propam Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo nomor ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM. Aturan ini remsi diteken pada 15 November 2019 lalu.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane mengatakan bahwa dengan gaji yang diterima oleh Polri dari negara, baik jajaran atas maupun bawah, mereka harusnya tidak bisa hidup mewah.

"Sebab jika dilihat dari struktur penggajiannya masih banyak anggota Polri yang gajinya di bawah UMP (upah minimum provinsi) di Bekasi. Jika gajinya saja masih di bawah UMP, bagaimana para anggota polisi itu mau hidup mewah dan pamer kekayaan, terutama di medsos?" kata Neta, dikutip dari Okezone, Senin (18/11).

Ketua Presidium IPW Neta S. Pane (foto: Fajar)

Dengan gaji yang di bawah UMP tersebut, Neta berpikir bahwa sudah sepantasnya polisi hidup sederhana, bukannya bak selebritas papan atas.

"Tapi faktanya sangat banyak anggota Polri yang hidup mewah dengan gaya hidup bak selebritas, dengan menggunakan mobil, pakaian, sepatu, arloji bermerek. Dalam kasus bom di Thamrin misalnya, publik bisa melihat dengan jelas ada sejumlah polisi yang memakai sepatu merek branded saat tembak-menembak dengan teroris," ungkap Neta.

Ia menjadi bertanya-tanya apakah gaji polisi cukup untuk membeli barang-barang mewah. Ia sendiri memaklumi jika banyak bermuculan stigma buruk kepada polisi melihat gaya hidup mereka yang cenderung bermewah-mewahan.

Apa Reaksi Kamu?