Iran Balas Trump Tawarkan Bantu Perangi COVID-19 ke AS
Foto: CNN.com

Iran Balas Trump Tawarkan Bantu Perangi COVID-19 ke AS

Jumat, 20 Mar 2020 | 09:20 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Iran siap memberikan bantuan kepada Amerika Serikat (AS) dalam mengendalikan penyebaran virus corona lantaran sistem perawatan kesehatan di AS dinilai belum mampu membatasi ancaman COVID-19, menurut Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Iran, Alireza Raisi.

"Iran siap membantu AS mengendalikan virus corona," katanya, seperti dilaporkan kantor berita Iran, IRNA, mengutip SINDOnews.com, Jum’at (20/3) dini hari.

"Jika AS ingin membantu Iran, maka mereka harus menghapus sanksi dan mengganti kerugian yang ditimbulkan," tambah Raisi.

Pernyataan ini seolah ingin membalas hal yang sama yang dilakukan AS saat awal-awal wabah virus corona menyerang Iran. Diketahui pawal Maret 2020, Presiden AS, Donald Trump berulang kali menawarkan bantuan kepada Iran dalam mengendalikan penyebaran virus Corona.

Menanggapi hal itu, politisi Iran, termasuk Presiden Hassan Rouhani dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Mohammad Javad Zarif mengungkapkan, AS dapat membantu dengan mencabut sanksi.

Otoritas Iran kerap mengulangi pernyataan bahwa sanksi yang dijatuhkan AS terhadap Teheran mempersulit perjuangan negara itu melawan penyakit itu.

Pada 16 Maret 2020, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Jubir Kemenlu) China, Geng Shuang mengklaim bahwa sanksi sepihak AS terhadap Iran di tengah penyebaran virus corona hanya akan memperburuk situasi.

Sementara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia mengatakan bahwa AS sengaja mengambil tindakan yang menggagalkan perjuangan Iran melawan infeksi.

Wabah virus corona pertama kali merebak di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada akhir Desember 2019. Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakannya sebagai pandemik.

Kasus infeksi COVID-19 telah dicatat di lebih dari 170 negara. Menurut data terbaru, lebih dari 220.000 orang telah tertular virus; sekitar 8.900 dari mereka telah meninggal.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...