ISIS Diduga Pelaku Dibalik Serangan di Champs Elysees

Rusmanto
Jumat, 21 April 2017 07:10 WIB
Oleh Rusmanto pada Jumat, 21 April 2017 07:10 WIB
Image ISIS Diduga Pelaku Dibalik Serangan di Champs Elysees
ilustrasi

WinNetNews.com - Seorang petugas Kepolisian tewas dan dua lainnya terluka dalam insiden penembakan di Champs Elysees, Paris, Prancis. ISIS mengklaim bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Dilansir dari AFP , Jumat (21/4/2017), klaim ISIS tersebut disampaikan melalui media yang berafiliasi dengan mereka, Amaq. Disebutkan pelaku merupakan simpatisan ISIS berkewarga-negaraan Belgia.

"Pelaku penyerangan di Champs Elysee, di tengah Kota Paris adalah Abu Yussef, seorang Belgia, dan dia adalah salah seorang pejuang ISIS," kata ISIS melalui media Amaq.

Kementerian Dalam Negeri Prancis sebelumnya telah menyatakan pelaku telah berhasil dilumpuhkan. Hanya saja belum diungkap terkait identitas pelaku.

Penyerangan dilakukan pada Kamis (20/4) malam waktu setempat. Presiden Prancis Francois Hollande telah menyebut insiden penembakan tersebut sebagai upaya teror.

Hollande berjanji akan ada ' kewaspadaan mutlak ' dalam dua hari ke depan. Apalagi kejadian ini hanya dua hari menjelang pemilihan presiden yang akan digelar 23 April dan 7 Mei 2017.

Champs Elysees yang terletak di jantung Kota Paris termasuk kawasan yang kerap didatangi wisatawan. Kejadian ini membuat akses ke lokasi ditutup sementara untuk warga dan wisatawan. Selain jalan akses ditutup, Stasiun Metro di daerah tersebut juga untuk sementara tak dapat dilalui.

Perubahan Ini yang Terjadi Jika Anak Terpapar Pornografi
Pria Ini Hina Nabi Muhammad, Ternyata Dia Adalah Kader Partai Demokrat

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.