ISIS Indonesia: Bahrun Naim Sebarkan Pesan Santoso dalam Jejaring Sosial

ISIS Indonesia: Bahrun Naim Sebarkan Pesan Santoso dalam Jejaring Sosial

Jumat, 15 Jan 2016 | 15:35 | kontri
WinNetNews.com - Sosok Bahrun Naim diduga kuat sebagai dalang aksi serangan teror di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian, dalam konferensi pers di Istana Merdeka di hari yang sama.

Berdasarkan penelusuran, pria bernama asli Muhammad Bahrunnaim Anggih Tamtomo sempat memiliki akun jejaring sosial Facebook. Di akun yang telah dihapus itu, Bahrun sempat menyebut-nyebut nama gembong teroris asal Poso, Abu Wardah Santoso.

Ada apa antara Bahrun dan Santoso? Yang jelas, dalam statusnya, Bahrun menyebut Santoso sebagai 'komandan'. Bersamaan dengan status tersebut, Bahrun juga mengunggah video yang berisi ancaman Santoso kepada pemerintah Indonesia.

"Pesan dari komandan. Komandan udah menyerukan pertaubatan, maka langkah selanjutnya adalah terserah anda. Kepada para pejabat pemerintah Indonesia! Bertaubatlah, kembalikan Hak Allah yang telah kalian rampas," demikian tulisan yang dibuat akun Bahrun Naim pada tanggal 22 November 2015 lalu.

Seperti diketahui, Santoso merupakan komandan teroris di Poso yang saat ini menjadi incaran nomor satu Detasemen Khusus 88 Antiteror. Dalam pesan suara itu, Santoso membandingkan ‘perjuangannya’ dengan beberapa negara yang terlibat konflik Mesir dan Irak.

Bahkan, dalam rekaman tersebut, Santoso terang-terangan mengancam akan mengibarkan ‘Panji Hitam’ di atas Istana Merdeka.

Simak isi lengkap pesan yang digaungkan Santoso dalam video itu di halaman berikutnya.

 

Kepada para pejabat pemerintah Indonesia!

Bertaubatlah, Kembalikan hak Allah yang telah kalian rampas!

Sebelum datang kepada kalian, hari-hari yang tak bermanfaat lagi pertaubatan.

Kalian jangan sombong, sungguh pejabat-pejabat di Irak telah diseru, kemudian mereka sombong.

Maka yang telah datang adalah pistol-pistol peredam, dan ranjau-ranjau yang menghantam.

Dan pejabat-pejabat di Mesir telah di ingatkan, tetapi mereka congkak.

Maka yang mengingatkan mereka selanjutnya adalah berondongan senapan dan pembantaian.

Maka ambillah pelajaran, karena kami adalah tentara Dawlah Islam, yang sedang mengingatkan kalian!
Yang kalian percaya atau tidak percaya, suka atau tidak suka, rela atau tidak rela Panji Hitam ini akan berkibar dengan izin Allah di atas Istana Merdeka.

Video tidak bisa ditayangkan, karena telah dihapus bersamaan dengan hilangnya akun Facebook milik Bahrun Naim.

(dilansir dari tribunnews)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...