ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan kepada Dua Polisi Wanita Belgia

ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan kepada Dua Polisi Wanita Belgia

Minggu, 7 Agt 2016 | 23:24 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com -  Kelompok ekstrimis Negara Islam Irak Suriah atau ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan parang yang dilakukan oleh seorang pria terhadap dua orang polisi wanita Belgia. Serangan tersebut terjadi pada Sabtu (6/8/2016) di Charleroi.

"Serangan itu dilakukan oleh salah satu tentara kelompok ISIS," pernyataan kantor berita Aamaq News Agency yang berafiliasi dengan ISIS di akun Twitter yang mempunyai hubungan dengan kelompok itu seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Minggu (7/8/2016).

Pernyataan itu mengatakan serangan tersebut menanggapi kampanye "koalisi tentara salib" terhadap ISIS dan khalifah yang menyatakan dirinya berkuasa di Irak dan Suriah.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang anggota kepolisian Belgia terluka setelah diserang dengan parang oleh seorang pria. Serangan itu terjadi tepat di depan kantor polisi di Charleroi.

Pelaku diketahui tewas di rumah sakit setelah ditembak oleh anggota polisi lainnya. Sedangkan anggota polisi Belgia, yang diketahui anggota polisi wanita, mengalami luka. Satu luka ringan dan yang lainnya mengalami luka parah. Namun pihak kepolisian Belgia menyatakan luka tersebut tidak mengancam nyawa keduanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...