Istana Beberkan Alasan Baru Unggah Video Jokowi Marah Setelah 10 Hari
Presiden Joko Widodo. (Kompas.com)

Istana Beberkan Alasan Baru Unggah Video Jokowi Marah Setelah 10 Hari

Senin, 29 Jun 2020 | 13:58 | Anggara Putra Utama

Winnetnews.com -  Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna, yang digelar 18 Juni 2020 menyampaikan ketidakpuasannya terhadap kinerja para menterinya terkait penanganan pandemi Covid-19. Rekaman sidang tersebut kemudian baru diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden 10 hari setelahnya, yakni 28 Juni 2020.

Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin membeberkan alasanya. Menurutnya, Sidang Kabinet Paripurna bersifat internal. Namun, ia menilai apa yang disampaikan Jokowi dalam kesempatan tersebut juga perlu disampaikan ke masyarakat. 

"Sehingga kami meminta izin kepada Bapak Presiden untuk mempublikasikannya. Makanya baru di-publish kemarin," kata Bey Senin, (29/6).

Setiap video yang dipublikasikan di kanal resmi Sekretariat Presiden, kata Bey juga harus dipelajari secara berulang-ulang.

"Kami pelajarinya agak lama juga," ungkap dia.

Dalam video yang kemudia menjadi trending di media sosial tersebut, Jokowi menyampaikan kemarahannya akaibat kinerja menteri yang tidak sesuai harapan dalam mengatasi pandemi virus corona. Jokowi menilai kinerja para menterinya masih seperti dalam kondisi biasa, padahal menurutnya saat ini kondisi telah krisis.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan menyampaikan tak segan untuk membubarkan lembaga dan melakukan reshuffle..

"Ini kerjanya memang harus ekstra luar biasa, extraordinary," tegas Jokowi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...