Izin HTI DIcabut Belum Ada SP 3, Ketum HTI: 'Kan Semakin Kelihatan Rezim Diktator'

Rani
Rani

Izin HTI DIcabut Belum Ada SP 3, Ketum HTI: 'Kan Semakin Kelihatan Rezim Diktator' Rokhmat S Labib, Ketua Umum HTI / foto: istimewa

winnetnews.com - Pecabutan badan hukum ormas HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) akan dilakukan langsung oleh kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham). Namun langkah ini mendapat protes oleh Ketua Umum HTI Rokhmat S Labib. Menurutnya pemerintah seharusnya mengeluarkan SP sampai 3 kali sebelum mengeluarkan surat pencabutan.

"Kok bisa mengumumkan (pembubaran)? kalau menurut UU (Ormas) dulu kan harus ada SP (Surat Peringatan) sampai 3 kali, kalau menurut Perppu juga kan harusnya ada SP juga. Tapi, sampai sekarang SP tidak ada, Surat Peringatan tidak ada," kata Rokhmat S Labib saat dilansir dari laman detikcom, Rabu (19/7/2017).

"Kalau ini pencabutan kan semakin kelihatan rezim diktator," jelas Rokhmat.

Kemenkumham memang telah memberikan pernyataan bahwa pihaknya akan mengumumkan pencabutan badan humum HTI hari ini. Pengumuman akan dilakukan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Cabut badan hukum ya," ujar Humas Kementerian Hukum dan HAM, Fitriadi Agung Prabowo, dikutip dari laman detikcom.

Rokhmat pun mengimbau agar para pendukung HTI tetap tenang dan tidak bertindak anarkis. Menurutnya HTI harus menyikapi langkah pemerintah dengan sebuah pemikiran, bukan perlawanan melalui kekerasan.

"Kan HTI sejak awal tidak ingin anarkis. Kan sudah dibuktikan dalam sekian tahun, kita kan gerakkan intelektual gerakan pemikiran. Kalau kalah, ya datangkan argumentasi yang lebih kuat," ungkapnya.

Apa Reaksi Kamu?