Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra Disebut Penghianat

Cindy Cesilia
Cindy Cesilia

Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra Disebut Penghianat Foto:Istimewa

WinNetNews.com- Nama masih menjadi perhatian publik setelah dirinya resmi menjadi pengacara pasangan capres dan cawapres Jokowi-Ma'Ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang. 

Keputusan ini membuat semua orang kaget terutama Kader PBB sekaligus Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Hasan Bamukmin, mengatakan bila memang benar Yusril jadi pengacara Jokowi-Ma'ruf maka tidak bisa diterima.

"Maka ini pengkhianatan yang luar biasa walaupun seumpama YIM (Yusril Ihza Mahendra) atas nama pribadi sekali pun. Jelas saya dan kader yang lainnya sangat marah dan terpukul," kata Novel.

Menurut Novel, dia tidak habis pikir dengan sikap Yusril memilih menjadi kuasa hukum Jokowi."Untuk segera digelarnya munaslub pemecatan YIM secara tidak hormat. Karena perbuatan YIM sudah mencederai dan menistakan partai Islam itu sendiri karena PBB satu satunya di Indonesia partai dengan penerapan Islam secara kafah syariat Islam," jelas Novel.

Sementara itu,  Yusril siap pasang badan membela Jokowi-Ma'ruf melawan berita bohong atau hoax. Yusril menegaskan dirinya siap bekerja profesional dengan membela hak-hak Jokowi-Ma'ruf.

"Jika ada hak-hak Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf yang dilanggar, beliau dihujat, dicaci dan difitnah misalnya, tentu saya akan melakukan pembelaan dan menunjukkan fakta-fakta yang sesungguhnya," jelas Yusril, dalam keterangannya.

Apa Reaksi Kamu?