Jadi Titik Kumpul, Pengurus Masjid Istiqlal Tak Istimewakan Peserta Aksi 55

Jadi Titik Kumpul, Pengurus Masjid Istiqlal Tak Istimewakan Peserta Aksi 55

Jumat, 5 Mei 2017 | 22:02 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Pengurus Masjid Istiqlal menyatakan tidak ada perlakuan istimewa bagi peserta Aksi Simpatik 55 yang pada siang tadi berkumpul dan menjalankan shalat Jumat di masjid ikon Jakarta itu.

“Tidak ada perlakuan khusus, perlakuan kami sama dengan pengunjung yang lain,” kata Kepala Bagian Protokol dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam ketika ditemui.

Dengan tidak ada perlakukan istimewa, menurut Abu Hurairah, pengurus masjid pun tidak melakukan persiapan khusus untuk menyambut peserta aksi yang menjadikan Istiqal sebagai titik kumpul itu.

“Sudah menjadi tupoksi kami melayani siapa pun yang datang di Masjid Istiqlal, baik muslim maupun non muslim, apalagi untuk beribadah wajib bagi kami untuk melayani,” tutur Abu Hurairah.

Masjid Istiqlal Jakarta menjadi titik kumpul bagi peserta Aksi Simpatik 55 yang dikoordinir Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) MUI terkait proses hukum dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Meskipun tanpa perlakuan khusus, Abu Hurairah berharap aksi seperti ini dikoordinasikan dengan baik dengan pihak Istiqlal karena hingga Jumat siang pengurus masjid belum menerima pemberitahuan detil dari koordinator aksi.

“Tentunya jika ada koordinasi yang baik, jika ada hal-hal yang terjadi bisa diselesaikan bersama,” kata Abu Hurairah menambahkan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...