(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Jakarta dan Beberapa Kota di Jawa Cuaca Terasa Panas, Ini Keterangan BMKG

Rusmanto
Rusmanto

Jakarta dan Beberapa Kota di Jawa Cuaca Terasa Panas, Ini Keterangan BMKG ilustrasi

WinNetNews.com - Warga Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan se-Jawa ramai-ramai berkomentar dan bertanya-tanya di media sosial soal cuaca. Mengapa Oktober ini panas sekali? Demikian kurang lebih inti pertanyaannya. 

Oktober adalah waktunya hujan. Namun, bukannya hujan yang datang, tetapi justru suhu yang terasa panas. Itu mengundang keheranan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memberi penjelasan terkait hal ini. 

Kepala Humas BMKG Hary Djatmiko menerangkan, suhu kota-kota di Jawa saat ini berkisar antara 33-35 derajat Celsius. Suhu itu memang panas, tetapi untuk wilayah tropis seperti Indonesia, Hary mengatakan, "Masih dalam tataran normal." 

Kegerahan yang dirasakan publik salah satunya berkaitan dengan posisi Matahari. "Matahari saat ini berada di belahan bumi selatan, sekitar wilayah Indoneisa. Jadi penyinaran yang kita dapat langsung," katanya. 

Faktor lain yang memengaruhi adalah kelembaban udara yang rendah. "Kala kelembabannya rendah, proses pembentukan dan pertumbuhan awan hujannya lebih kecil. Bukan lambat, tapi kecil. Kalau lebih kecil potensi hujannya jadi relatif lebih kecil. Suhunya jadi panas,” ujar Hary. 

Bagaimanapun, Hary mengungkapkan bahwa cuaca dan musim pada tahun 2018 tergolong normal. "Tidak sebasah dua tahun belakangan," ujarnya sambil menerangkan bahwa 2016 dan 2017 bisa dikatakan sebagai tahun basah, sementara 2015 adalah tahun kering.  

Untuk wilayah Jawa, Hary mengungkapkan, hujan akan segera datang walaupun lebih mundur dari jadwal. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan mundur 10 sampai 30 hari dan akan mulai pada akhir Oktober atau awal November. (kompascom)
 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});