Jaksa Agung Diminta Jelaskan ke Polri Alasan Deponir AS dan BW

Rusmanto
Jumat, 04 Maret 2016 15:59 WIB
Oleh Rusmanto pada Jumat, 04 Maret 2016 15:59 WIB
Image Jaksa Agung Diminta Jelaskan ke Polri Alasan Deponir AS dan BW

WinNetNews.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Agus Rianto meminta Jaksa Agung H.M Prasetyo menjelaskan keputusan mendeponir kasus dua mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto.

Prasetyo beralasan, deponir kasus itu demi kepentingan umum.

Agus mengatakan, deponir bukan lagi menjadi urusan Polri. Dengan pelimpahan kasus ke kejaksaan dan dinyatakan lengkap, maka tuntas sudah tanggung jawab Polri.

Kewenangan berlanjutnya atau penghentian penuntutan sudah di tangan kejaksaan.

Meski demikian, Agus menyesalkan adanya deponir setelah proses panjang penyidikan yang dilakukan sesuai ketentuan.

 

Sebelumnya, Kejaksaan Agung memutuskan mendeponir perkara Abraham dan Bambang karena khawatir dua kasus itu justru kontraproduktif dengan upaya pemberantasan korupsi yang tengah berjalan.

Terlebih lagi, Abraham dan Bambang dianggap sebagai ikon anti-korupsi.

Abraham ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen. Selain Abraham, polisi juga telah menetapkan wanita yang dibantu Abraham memalsukan dokumen, yakni Feriyani Liem.

Sementara, Bambang adalah tersangka perkara dugaan yang menyuruh saksi memberi keterangan palsu pada sidang Mahkamah MK, 2010 silam.

Saat itu, Bambang adalah kuasa hukum Ujang Iskandar, calon bupati Kotawaringin Barat.

disadur dari situs kompas

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Driver Ojol akan Demo di Pembukaan Asian Games 2018?

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.