Jangan Biarkan Anak Bermain Game Sendirian

Jangan Biarkan Anak Bermain Game Sendirian

Minggu, 17 Jan 2016 | 15:52 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Game console merupakan salah satu permainan yang hampir selalu ada di rumah keluarga dengan anak. Namun sebenarnya game console juga sama seperti teknologi lainnya. Orangtua tidak seharusnya melepas anak-anak begitu saja dengan teknologi.

Sebagai Orangtua seharusnya anda mengambil peran aktif dalam mengatur penggunaan game console untuk anak. Ini merupakan beberapa hal yang harus menjadi perhatian orangtua saat memberikan game console kepada anak-anaknya

1. Mengatur parental control

Anda harus menjadi pengguna utama dalam game console tersebut. Dalam PS4, Xbox One, dan Wii U, sebagai main user (pengguna utama) anda dapat mengatur parental control dengan memberi batasan akses games dan DVD dengan rating umur yang sesuai. Selain itu anda juga dapat mengontrol akses internet dan permainan multiplayer online. Jadi setelah memberikan game console kepada anak, anda harus langsung mengatur sebelum anak anda memainkannya. Karena apabila anak anda lebih dulu menjadi main user, maka ia akan memiliki akses terhadap semuanya.

 

2. Perhatikan batasan umur permainan

sebagai orangtua, anda harus memperhatikan semua games yang anda beli untuk anak terutama batasan umurnya. Apabila tertulis permainan tersebut untuk usia 16+ atau 18+ maka itu tidak diperbolehkan untuk anak dibawah usia tersebut. Games tersebut mungkin memiliki konten kekerasan, bahasa eksplisit, dan bahkan konten sexual. Namun bagaimanapun masih banyak orangtua yang dengan mudah membelikan games untuk anaknya tanpa memperhatikan batasan umur yang tertulis.

3. Buat batasan waktu

Anda lah yang dapat menentukan berapa lama anak dapat bermain video games tersebut. The American Academy of Pediatrics menyarankan agar anak mendapatkan screen time tidak lebih dari 2 jam. Screen time termasuk menonton televisi dan bermain video games. Gunakan timer untuk ini agar anak mengetahui waktu yang ia miliki. Berikan juga peringatan 15 menit sebelum waktunya habis agar anak dapat bersiap-siap untuk menyimpan atau apapun yang ia harus lakukan sebelum waktu bermainnya habis.

 

4. Taruh console di ruang keluarga

jangan menaruh game console di kamar anak, tetapi taruhlah di ruang keluarga. Dengan begitu maka anda akan dengan mudah memperhatikan games apa yang dimainkan oleh anak. Hal ini juga dapat membuat anda lebih mengerti permainan yang dimainkan oleh anak anda.

5. Ikut bermain

Banyak sekali mainan yang dapat dimainkan oleh keluarga. Dengan begini anda akan memiliki waktu untuk mempererat hubungan antar seluruh anggota keluarga. Anda sebagai orangtua harus dapat melihat games console bukan hanya sebagai permainan yang anda tidak perlu mengerti. Ada banyak alasan mengapa anda harus ikutan dalam permainan video apalagi ini merupakan permainan yang sangat mengasyikan

(seperti dilansir dari CNN Indonesia)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...