Jangan Biarkan Masyarakat Miskin Menikmati Kemiskinan

Jangan Biarkan Masyarakat Miskin Menikmati Kemiskinan

Selasa, 26 Jan 2016 | 09:50 | kontributor

WinNetNews.com - Angka kemiskinan di Indonesia saat ini masih tergolong tinggi. Masih banyak dijumpai orang-orang disekitar lingkungan kita yang kesulitan dalam makan serta memiliki hunian yang kurang layak, atau bisa dikatakan miskin.

Berbagai kebijakan pemerintah pun telah diterbitkan guna mengatasi masalah kemiskinan yang acap kali jadi sorotan. Sebagai contoh pemberian bantuan secara ekonomi seperti Raskin (beras mikin), beasiswa kurang mampu, bantuan nelayan miskin dan lain-lain.

Kebijakan tersebut memang membantu rakyat yang kurang mampu dalam usaha mereka bertahan hidup. Akan tetapi, seringkali kita tidak sadar bahwa bantuan-bantuan yang berlabelkan miskin itu membuat warga menikmati kemiskinan.

Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Daerah Sulawesi Tenggara, Prof Dr Ir H Usman Rianse, MSi berpendapat bahwa pemberian label miskin kepada warga yang tidak mampu oleh negara sama saja dengan memelihara kemiskinan di negara ini.

"Kebijakan pemerintah memberikan label miskin kepada warga tidak mampu secara ekonomi lalu diberikan bantuan seperti beras miskin, beasiswa miskin dan nelayan miskin, telah membuat warga miskin menikmati kemiskinan," katanya pada rapat kerja nasional Perhepi di Wangiwangi yang berakhir, Senin (25/1/16) malam, dikutip dari Antara.

 

Bahkan Beliau berpendapat, dengan berbagai pemberian bantuan dari pemerintah yang dilabeli dengan kata miskin, telah membuat banyak warga negara ingin menjadi miskin agar bisa mendapat bantuan berlabel untuk warga miskin.

Dampaknya yang lebih jauh upaya pemerintah mengentaskan kemiskikanan tidak pernah tuntas, justeru cenderung bertambah pada setiap tahunnya.

"Melalui berbagai program pengentasan kemiskinan, penduduk miskin di negara ini seharusnya sudah berkurang bahkan habis karena bantuan yang diberikan negara kepada warga miskin sudah cukup banyak," katanya.

Mestinya kata dia negara hadir mengatasi kemiskinan dengan cara memaksa rakyat untuk bekerja keras dengan menyediakan infrastruktur pendukung dari apa yang dikerjakan oleh rakyat agar bisa mendapatkan pendapatan secara memadai.

Dengan begitu ujarnya, tingkat kesejahteraan warga negara bisa berangsur-angsur membaik dari waktu ke waktu.

"Negara yang hadir memaksa rakyatnya untuk bekerja mengatasi kemiskinan sendiri pernah diterapkan di negara China dan negara tersebut sukses mengatasi kemiskinan warga negaranya," katanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...