Skip to main content

Jangan Ganggu Bahan Pokok Masyarakat Kalau Tak Mau Tertangkap

Dua tersangka penimbunan dan penggelapan minyak gorengDokumentasi Polda Metro Jaya
Dua tersangka penimbunan dan penggelapan minyak gorengDokumentasi Polda Metro Jaya

WinNetNews.com - Berangkat dari informasi dari masyarakat yang menyatakan bahwa di daerah Cakung, Jakarta Timur, menjadi tempat penampungan penadah bahan pokok yaitu minyak goreng curah, Subdit Sumber Daya Lingkungan (Simdaling) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akhirnya menangkap pelaku penggelapan dan penimbunan minyak goreng curah itu. Dua orang pelaku yakni KS (sopir truk pelaku penggelapan) dan TA merupakan penadah hasil kejahatan.

"Apa yang dilakukan oleh keduanya berdampak pada pasokan dan permainan harga di pasaran," kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wahyu Hadiningrat di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Wahyu menambahkan, keduanya ditangkap pada Senin 17 April lalu di Jl Cakung-Cilincing, Cakung, Jakarta Timur. Satu truk tangki berisi 15.540 Kg minyak curah disita polisi di lokasi tersebut. Upaya ini dilakukan sekaligus juga untuk mengantisipasi penimbunan sembako menjelang ramadan.

"Pengungkapan ini juga dilakukan sekaligus sebagai upaya antisipasi jelang ramadan sehingga dari sekarang kami mulai lihat kondisinya," ujarnya.

Atas perbuatannya, dikutip dari keterangan resmi yang diterima, tersangka TA dijerat dengan Pasal 374 juncto Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 32 ayat (2) juncto Pasal 30, 31 UU RI No 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal dan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Sementara tersangka KS dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top