Jangan Isi Oli Melebihi Takaran, Ini Alasannya

Jangan Isi Oli Melebihi Takaran, Ini Alasannyailustrasi

WinNetNews.com - Pelumas pada kendaraan merupakan komponen penting untuk memuluskan kinerja mesin. Kendaraan pun harus rutin diganti olinya. Tapi ingat, oli pada kendaraan harus sesuai takaran, oli tak boleh kelebihan.

Dikutip dari situs detikOto dari laman Wahana Honda, Jakarta, Minggu (12/8/2018), ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengganti oli, yaitu takaran yang pas. Oli yang berlebihan dapat menimbulkan efek tidak baik pada mesin.

Faktanya, oli yang berlebihan bisa berdampak pada penurunan kualitas. Soalnya, saat mesin bekerja akan menimbulkan gelembung-gelembung pada genangan oli, lalu bertabrakan dengan weight balance.

Dalam takaran normal, seharusnya oli hanya untuk melapisi tidak perlu menggenangi. Jika oli menggenangi mesin, oli justru akan mudah keruh dan membuat kualitasnya menurun.

Efek negatif berikutnya adalah menghambat kinerja mesin. Oli memiliki fungsi utama untuk melumasi mesin sehingga kinerja mesin jadi ringan dan minim gesekan. Oli yang berlebih bisa menghambat kinerja mesin.

Karakter oli yang memiliki kekentalan yang konsisten dan dalan volume berlebih justru akan menimbulkan hambatan pada mesin. Kinerja mesin justru akan terasa berat. Alhasil, kerap kali oli yang berlebihan membuat performa motor jadi turun.

Jadi, perhatikan takaran oli yang pas untuk setiap jenis motor.