Jangan Letakkan Tissue di Pinggir Toilet. Ini Malah Bahaya!
Foto: Boldsky

Jangan Letakkan Tissue di Pinggir Toilet. Ini Malah Bahaya!

Sabtu, 22 Apr 2017 | 14:00 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Sebagian besar dari kita memiliki kebiasaan menutupi tepi kursi toilet dengan gulungan kertas toilet. Mengapa? Untuk perlindungan. Kita berpikir kalau tissue itu berfungsi seperti lapisan pelindung dan mencegah semua bakteri dan mikroorganisme agar tidak bersentuhan dengan kulit.

Tapi para ahli mengklaim bahwa apa yang dilakukan ini meningkatkan kemungkinan terkena bakteri dan kuman!

Kami umumnya berasumsi bahwa toilet penuh dengan kuman. Tapi apa yang kebanyakan dari kita tidak tahu adalah kenyataan bahwa kursi toilet dirancang sedemikian rupa untuk menjauhkan kuman. Amati permukaan toilet yang mulus dan tepi yang melengkung. Ini dirancang seperti itu untuk mencegah kuman tinggal di sana.

Sebagian besar kuman yang ada di toilet mungkin tidak bisa berkembang biak atau menempel di kulitmu.

Manusia tidak akan jatuh sakit hanya dengan menggunakan toilet bersih. Jika ruang istirahat publik terlalu kotor, hindari menggunakannya. Tissue toilet tidak bisa menyelamatkanmu, tapi meningkatkan kuman yang masuk ke tubuh kamu.

Kulit kita adalah penghalang pertama yang bertindak seperti dinding antara luar dan dalam. Kulitmu menyangkal masuknya banyak kuman. Selain itu, jenis bakteri yang ada di toilet sudah ada di tubuh manusia.

Meskipun kita menganggap toilet sebagai tempat paling kotor yang membawa kuman, penelitian mengatakan bahwa bahkan wastafel dapur dan spons yang kamu gunakan untuk mencuci piring membawa lebih banyak kuman daripada toilet!

Bakteri lain ditemukan di tissue toilet, dispenser, kenop pintu dan bahkan pengering tangan.

Permukaan tissue toilet sangat menguntungkan bagi bakteri untuk bertahan. Itulah mengapa kamu tidak boleh menggunakannya untuk menyeka wajah, hidung atau bagian tubuh lainnya. Kuman bisa masuk ke tubuhmu jika kamu melakukannya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...