Jangan Makan Pedas Saat Sahur, Ini Alasannya

Rusmanto
Rusmanto

Jangan Makan Pedas Saat Sahur, Ini Alasannya ilustrasi

Winnetnews.com - Saat puasa, menu makanan untuk sahur perlu diperhatikan. Selain memberikan energi, jangan sampai makanan sahur menyebabkan gangguan selama Anda berpuasa. Bagi Anda pencinta makanan pedas mungkin bertanya-tanya, apakah boleh saya makan pedas saat sahur? Agar tak bingung lagi, simak jawaban ahli berikut ini.

Bolehkah makan makanan pedas saat sahur?

Sahur sangat penting bagi orang berpuasa. Selain memberikan energi, makanan sahur yang tepat juga mendukung kinerja organ di dalam tubuh tetap stabil. Namun, apakah ini berlaku untuk makanan pedas ?

Makanan pedas yang menggunakan lada atau cabai, biasanya menggugah selera. Selain itu, studi menunjukkan bahwa kandungan capsaicin pada makanan pedas bisa meningkatkan energi yang dikeluarkan tubuh sehingga bisa membantu mengendalikan berat badan.

Akan tetapi, Anda perlu berhati-hati jika mengonsumsi makanan ini ketika sahur. Dilansir dari situs The National, Dr. Wafa Ayesh, seorang ahli nutrisi di Dubai Health Authority menyarankan untuk menghindari makan makanan pedas saat sahur.

Saluran pencernaan sangat sensitif dengan makanan pedas. Ini bisa menimbulkan gangguan pencernaan yang membuat puasa Anda jadi tidak nyaman. Akan tetapi efeknya dari satu orang ke orang lainnya mungkin tidak akan sama. Ini bergantung pada seberapa pedas makanan dan sensitivitas pencernaan pada makanan pedas.

Meski tidak semua orang akan mengalami efek buruk ini, untuk berjaga-jaga, sebaiknya konsumsi makanan pedas saat sahur perlu dikurangi atau lebih baik dihindari.

Dampak negatif konsumsi makanan pedas ketika sahur

Ada beberapa dampak buruk yang mungkin terjadi bila Anda makan makanan pedas saat sahur, di antaranya:

1. Menimbulkan rasa haus

Makanan asin sering kali disalahkan karena membuat Anda haus. Padahal, bukan hanya asin, makanan pedas juga bisa menimbulkan efek serupa. Makan pedas saat sahur bisa membuat lidah terasa panas. Ini mendorong Anda untuk minum lebih banyak.

Kenaikan suhu tubuh setelah mengonsumsi makanan pedas juga akan meningkat. Ini ditandai dengan banyaknya jumlah keringat yang dikeluarkan tubuh. Alhasil, kadar air dalam tubuh akan berkurang dan memungkinkan Anda merasa haus setelahnya.

2. Menimbulkan perut mulas

Konsumsi makanan pedas saat sahur bisa menyebabkan sakit perut atau sensasi rasa panas di dalam perut. Ini sangat mungkin terjadi jika menu sahur yang dikonsumsi memang sangat pedas.

Orang dengan masalah pencernaan, seperti dispepsia (maag) dan radang usus bisa kambuh gejalanya jika mengonsumsi makanan ini. Munculnya gejala tentu membuat puasa jadi tidak nyaman dan berisiko membuat Anda harus membatalkan puasa karena perlu minum obat.

3. Terus buang air

kMakan pedas saat sahur juga bisa menyebabkan Anda buang air besar beberapa kali. Kandungan capsaicin dari lada dan cabai mengaktifkan reseptor tubuh sehingga menyebabkan makanan bergerak ke usus besar lebih cepat. Capsaicin juga dapat mengiritasi usus kecil sehingga menimbulkan perut mulas dan anus terasa panas terbakar.

Bolak-balik ke kamar mandi pasti menguras banyak energi. Tentu hal ini dapat menimbulkan rasa lelah pada tubuh. Akibatnya, Anda jadi tidak maksimal melakukan berbagai aktivitas selama berpuasa.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di hellosehat.com dengan judul "Bolehkah Makan Pedas Saat Sahur? Ini Saran Ahli"
 

Apa Reaksi Kamu?